BEM Kalla Institute Raih Hibah Nasional, Dorong Akselerasi Ekonomi Kreatif di Desa Tabo-tabo

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 11 November 2025 21:39

BEM Kalla Institute.
BEM Kalla Institute.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kalla Institute. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalla Institute berhasil meraih dana hibah.

Di mana program ini merupakan bentuk dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk pelaksanaan tahun 2025.

Program dengan mengusung tema “Akselerasi Ekonomi Kreatif Desa Melalui Inisiasi Mahasiswa Berdampak” ini berfokus pada pengembangan potensi wisata dan pemberdayaan ekonomi lokal di Desa Tabo-tabo, Kabupaten Pangkep.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengelolaan desa wisata serta mengembangkan produk khas desa agar memiliki nilai jual dan daya saing lebih tinggi.

Seleksi program hibah ini berlangsung secara nasional dan ketat dari 13 Juli hingga 1 Agustus 2025, melibatkan ribuan proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Proposal Kalla Institute diumumkan sebagai salah satu pemenang pada 7 September 2025.

Dosen pembina BEM Kalla Institute, Muhammad Fachrul Salam, S.Kom., M.M., menyebut capaian ini sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya ingin mahasiswa unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Fachrul.

Ketua BEM Kalla Institute, Cherry Arma Sari, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan.

“Ini bukan sekadar proyek, tetapi proses belajar nyata. Kami belajar memahami masalah sosial, bekerja sama dengan masyarakat, dan mencari solusi yang berkelanjutan,” ungkap Cherry.

Program pendampingan akan berlangsung mulai September hingga Desember 2025, dengan tahapan kegiatan meliputi produksi, pemasaran, hingga evaluasi produk dan potensi wisata lokal.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Tabo-tabo. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, Ambo Tang, mengapresiasi kontribusi mahasiswa Kalla Institute.

“Kami sangat berterima kasih. Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi kami, terutama dalam mengelola desa wisata dan meningkatkan kualitas produk UMKM agar lebih menarik,” ujarnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro10 September 2026 07:58
Bupati Yusran Siapkan Program RDF, Sampah Pangkep Ditarget Gantikan Batu Bara
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menyiapkan program pengolahan sampah menjadi Refuse-Derived...
Metro09 September 2026 18:21
BBM-LPG Langka, DPRD Sulsel Desak Pertamina Buka Data Kuota dan Bongkar Jalur Distribusi
Pedomanrakyat.com, Makassar – DPRD Sulawesi Selatan mendatangi Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar, Rabu (9/...
Metro09 September 2026 17:25
Jalankan Arahan Wali Kota Appi, BPBD Makassar Perluas Distribusi Air Bersih hingga 157 Titik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui BPBD, terus memperluas operasi penanganan Tanggap Darurat Bencana (TDB) kekeringa...
Olahraga09 September 2026 16:22
Atlet Cricket Cedera di Tengah Persiapan Porprov, KONI Makassar Sigap Beri Penanganan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penanganan cepat terhadap atlet yang mengalami cedera saat menjalani latihan menjadi perhatian Komite Olahraga Nas...