Kalla Institute-YPUP Dorong Peningkatan Ekonomi IRT Lewat Daur Ulang Limbah Kain

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 18 Mei 2026 16:47

Kalla Institute kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat.
Kalla Institute kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebagai kampus bisnis dan teknologi yang mengedepankan pengabdian kepada masyarakat serta kepedulian terhadap lingkungan, Kalla Institute kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat.

Kali ini sasaran programnya menyasar Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kelurahan Kassi-Kassi, Kota Makassar.

Melalui Program Studi Kewirausahaan, Kalla Institute berkolaborasi dengan Program Studi Manajemen YPUP dalam menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa workshop bertajuk “Daur Ulang Limbah Kain dan Optimalisasi Pemasaran Hasil Produk untuk Ibu Rumah Tangga dan Perempuan Putus Sekolah”. Kegiatan ini dilaksanakan di Vaan Sky, Hertasning, Makassar, pekan lalu.

Program ini pun menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi masyrakat.

Pesertanya sekitar 20 orang yang terdiri dari kader TP PKK Kelurahan Kassi-Kassi sebagai perwakilan ibu rumah dan perempuan putus sekolah di wilayah tersebut.

Mereka dipilih karena masih memiliki peluang untuk belajar dan mengembangkan usaha mandiri di tingkat kelurahan.

Para peserta mendapatkan pelatihan secara langsung pemanfaatan limbah kain menjadi produk bernilai ekonomi, seperti tas belanja lipat berbentuk dompet.

Produk ini dirancang praktis, ramah lingkungan dan memiliki potensi jual sebagai alternatif penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Peserta juga diperkenalkan pada konsep textile upcycling, yakni teknik dasar produksi hingga proses finishing produk agar memiliki kualitas yang lebih baik dan siap dipasarkan.

Tidak sampai disitu saja, peserta juga dibekali strategi pemasaran, mulai dari branding produk, teknik foto menggunakan smartphone, hingga pemasaran melalui media sosial.

Dosen Program studi Kewirausahaan Kalla Institute sekaligus ketua pelaksana kegiatan, A Nurul Suci Amaliah, S.E., MBA, menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat berbasis kreativitas dan kepedulian lingkungan.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengolah limbah kain menjadi produk yang bernilai jual dan berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga,” ujarnya.

Kalla Institute ingin menunjukkan bahwa limbah bukan sekadar sisa yang dibuang, tetapi bisa menjadi peluang usaha baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan.

Selain menghadirkan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga membuka ruang tumbuhnya rasa percaya diri dan semangat mandiri bagi para peserta.

Kalla Institute percaya bahwa perguruan tinggi bukan hanya pusat pendidikan, tetapi juga harus hadir sebagai mitra masyarakat untuk menciptakan solusi persoalan sosial dan lingkungan.

Karena itu, pengembangan kewirausahaan masyarakat terus menjadi salah satu fokus utama Kalla Institute dalam menciptakan generasi yang inovatif, peduli lingkungan, dan mampu memberikan dampak positif bagi sekitarnya.

Untuk mengetahui lebih banyak informasi menarik lainnya di Kalla Institute, silakan kunjungi Instagram @kallainstitute. Pendaftaran mahasiswa dapat dilakukan melalui laman register.kallainstitute.ac.id.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Juli 2026 23:05
Di Era Achi Soleman Jadi Kadis Pendidikan, Makassar Juara Umum O2SN SD-SMP Tingkat Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan dan olahraga pelajar. Torehan tersebut...
Politik09 Juli 2026 22:35
KPU Sulsel Mulai Petakan TPS Khusus dan Reguler, Persiapan Pemilu 2029 Dimatangkan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan mulai mematangkan persiapan Pemilu 2029 dengan menggelar Rap...
Metro09 Juli 2026 22:14
Muhammad Sadar Minta APH Audit Bendung Lalengrie, Proyek Bernilai Miliaran Dinilai Belum Bermanfaat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan kembami menyoroti Bendung dan Embung Lalengrie yang terletak di Desa Ujung Lamuru, Kabu...
Metro09 Juli 2026 21:32
Pemkot Makassar Mulai Tender Stadion Untia, Proyek Strategis Rp350 Miliar Masuk Tahap Pemilihan Penyedia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam merealisasikan pembangunan Stadion Untia sebagai sala...