Pemkab Luwu

Bupati Luwu Basmin Tinjau Jalan Ambles Poros Kamanre

Nhico
Nhico

Rabu, 14 Juli 2021 12:45

Bupati Luwu Basmin  Tinjau Jalan Ambles Poros Kamanre

Pedoman Rakyat, Luwu-Bupati Luwu,Basmin Mattayang tinjau langsung lokasi tanah bergerak pada Jalan Poros Palopo-Belopa yang berada di Desa Salu Paremang, Kecamatan Kamanre, Rabu (14/07/2021).

Akibat kejadian ini, bahu jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan wilayah Luwu Raya nyaris ambles ke sungai. Sepanjang 50 meter pada sisi kiri jalan dari arah Belopa nampak terbelah selebar kurang lebih 70 cm.

Dalam tinjauan tersebut, Basmin menyebutkan tujuannya melakukan kunjungan bersama instansi terkait untuk mengetahui secara langsung kondisi yang terjadi, dan menentukan langkah-langkah yang dapat ditindaklanjuti dengan segera.

“Ini sudah ada dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan, mereka yang punya tupoksi karena ini jalan nasional,” ujar Basmin.

“Kalau ini jalan Kabupaten, mungkin hari ini langsung kita kerjakan,” imbuhnya.

Basmin juga menceritakan bahwa salah satu penyebab bergesernya tanah ini akibat tingkat kerawanan sungai dan kondisi tanah yang labil. Selain itu juga akibat tingginya curah hujan pada akhir-akhir ini serta minimnya pohon atau tumbuhan pelindung pada bantaran sungai.

“Perlu diketahui bahwa daerah ini bekas jembatan atau tanggul, waktu saya kecil jembatan ini sekitar 100 meter yang sering dilewati air ketika banjir. Jadi memang agak labil tanahnya,” papar Basmin.

Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto yang turut mendampingi Bupati Luwu menuturkan telah melakukan survei untuk jalur alternatif, namun jalanan sempit dan hanya bisa kendaraan kecil. Sehinga untuk sementara selama proses perbaikan, arus lalu lintas dibuat satu arah atau buka tutup jalan. Selain itu, jalanan juga akan diperlebar ke ruas kanan dari arah Belopa.

Proses pengerjaan masih menunggu tim konsultan perencanaan Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan yang masih dalam perjalanan yang akan memeriksa menggunakan alat untuk mengetahui kondisi tanah agar dapat menentukan tindakan yang tepat untuk dilakukan perbaikan.

“Untuk tindakan darurat, arus lalu lintas dibuat satu arah dan menutup retakan tanah dengan terpal untuk mengurangi air yang masuk saat hujan,” jelas Yansen dari Satker PJN Wilayah 2 Prov. Sulawesi Selatan.

Penulis : zaenal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 September 2026 23:23
Bunda PAUD Makassar Dorong Komunikasi Efektif untuk Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pokja Bunda PAUD Kota Makassar menggelar kegiatan Public Speaking bertema “Speak with Confidence, Heart & Im...
Daerah23 September 2026 22:22
Bupati Syaharuddin Tinjau Peternakan 200 Ribu Ayam, Telur Sidrap Tembus Kalimantan
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengunjungi salah satu peternakan ayam petelur di Desa Mario, ...
Metro23 September 2026 21:25
Sekda Jufri Rahman: Pengendalian Inflasi Harus Jadi Agenda Strategis Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan Jufri Rahman menekankan pentingnya pengendalian inflasi sebagai bagian ...
Olahraga23 September 2026 20:44
KALLA 10K 2026 Gandeng PASI, Makin Kompetitif dan Jadi Daya Tarik Pelari Elite
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla 10K akan berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Anjungan Pantai Losari dengan menargetkan 4.500 pelari. Mengga...