Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bergerak cepat menindaklanjuti kabar meninggalnya Valenth A Tambuto (24), warga Kampung Boko, Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, yang meninggal di Kota Yerevan, Armenia.
Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian yang membidangi perlindungan pekerja migran untuk mempercepat proses pemulangan jenazah ke Indonesia.
“Saat ini sudah ada tindak lanjut dari kementerian dan telah dilakukan komunikasi dengan KBRI Kiev. Mudah-mudahan informasi terbaru dari KBRI segera kami terima karena kasus ini masih dalam tahap investigasi,” ujar Chaidir.
Baca Juga :
Ia menegaskan, Pemkab Maros akan terus mengawal proses tersebut hingga jenazah almarhum dapat dipulangkan ke kampung halamannya.
“Kami akan terus berupaya agar jenazah adinda Valenth bisa dipulangkan ke Indonesia,” katanya.
Hingga kini, pihak berwenang di Armenia masih menyelidiki penyebab kematian korban dan belum mengeluarkan keterangan resmi.
Diketahui, Valenth berangkat ke Armenia sekitar tiga bulan lalu untuk bekerja sebagai pekerja migran Indonesia. Sebelumnya, ia juga pernah bekerja di Filipina.

Komentar