Danny Pomanto Ingin Kantor Pelayanan Publik Siapkan Penerjemah Bahasa Isyarat

Editor
Editor

Kamis, 22 September 2022 20:29

Danny Pomanto Ingin Kantor Pelayanan Publik Siapkan Penerjemah Bahasa Isyarat.(F-Humas)
Danny Pomanto Ingin Kantor Pelayanan Publik Siapkan Penerjemah Bahasa Isyarat.(F-Humas)

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengeluarkan kebijakan yang mengakomodasi hak masyarakat tunarungu untuk mengakses pelayanan di berbagai bidang, seperti kesehatan dan komunikasi.

Pertama, Danny Pomanto menginstruksikan agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar menyediakan layanan penerjemah bahasa isyarat.

Hal ini ditegaskan Danny Pomanto saat berjumpa pengurus Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Sulawesi Selatan di kediamannya, Jalan Amirullah Makassar, Kamis (22/09).

“Kami sudah tetapkan RSU Daya menjadi rumah sakit yang memiliki interpreter (penerjemah) bahasa isyarat di Kota Makassar,” tegas Danny Pomanto.

Danny menilai pasien tunarungu sangat rentan mengalami kendala komunikasi dua arah ketika mengakses dan menerima layanan kesehatan tanpa bantuan penerjemah bahasa isyarat.

Lagipula hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan adalah milik semua orang, termasuk masyarakat tunarungu.

Danny Pomanto juga berniat menjadikan Makassar menjadi pusat bahasa isyarat di Indonesia. Program pelatihan bahasa isyarat yang sudah ada akan dikembangkan.

“Kita sudah punya anggaran untuk training bahasa isyarat, kita mau kembangkan menjadi pusat bahasa isyarat di Indonesia,” katanya.

Selain itu, dia mengaku akan menyusun regulasi agar ruang pelayanan publik yang berada di Makassar agar memfasilitasi secara khusus masyarakat tunarungu dengan penyediaan penerjemah bahasa isyarat.

Sedangkan, untuk ruang publik yang di luar otorisasi Pemkot Makassar, baik milik negara maupun swasta, akan dihimbau untuk memfasilitasi ketersediaan penerjemah bahasa isyarat untuk masyarakat tunarungu.

“Kita akan buat Perwali standarisasi bahasa isyarat di semua fasilitas milik Pemerintah Kota Makassar. Begitu juga seperti bandara, pelabuhan, lembaga penyiaran televisi, maupun kantor-kantor swasta yang ada di Makassar kita akan imbau untuk sediakan (penerjemah bahasa isyarat),” jelasnya.

Kebijakan ini menegaskan komitmen Danny Pomanto untuk mewujudkan visi Makassar Kota yang Nyaman Untuk Semua.

“Makassar kota yang nyaman untuk semua. Itu sifatnya inklusif, termasuk untuk masyarakat tunarungu. Tugas kami menjadi fasilitator dan penyediaan fasilitas,” ucapnya.

Pemkot Makassar, sambung Danny sudah memiliki Rencana Aksi Daerah untuk pecahkan persoalan ini. Di dalamnya memfokuskan pada setiap persoalan yang dihadapi kelompok masyarakat.

“Kita sudah punya RAD terkait persoalan ini. Masyarakat tunarungu persoalan yang dihadapi beda solusinya juga tersendiri, tunadaksa juga solusinya beda sendiri. Saya butuh bantuan teman-teman Gertakin untuk membantu merumuskan untuk bahan penyusunan regulasi dan standarisasinya,” ungkapnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 Juli 2026 15:15
Bupati Maros Chaidir Syam Wujudkan Tiga Kampung Nelayan Merah Putih, Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi memulai pembangunan tiga K...
Daerah22 Juli 2026 14:46
Chaidir Syam Bergerak, Pemkab Maros Upayakan Pemulangan Jenazah TKI di Armenia
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bergerak cepat menindaklanjuti kabar meninggalnya Valenth A Tambuto (24), warga K...
Nasional22 Juli 2026 13:23
Wamenhut: Dokumen Status Keanekaragaman Hayati Jadi Kompas Kebijakan Konservasi Indonesia
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki mewakili Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menghadiri Peluncuran...
Ekonomi22 Juli 2026 13:16
Tinjau GPM, Bupati Lutim Ibas Instruksikan Diperluas Hingga ke Desa
Pedomanrakyat.com, Lutim- Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di pelataran Lap...