Dibacakan Pimpinan DPRD dari NasDem, Ini Rekomendasi Strategis Dewan Atas LKPJ Gubernur Sulsel

Jennaroka
Jennaroka

Jumat, 30 April 2021 14:09

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif.
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif.

Pedoman Rakyat, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan melaksanakan rapat paripurna pengambilan keputusan DPRD Sulsel tentang rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggunjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Akhir Tahun Anggaran 2020. Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari didampingi Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif dan Darmawangsah Muin.

Rekomendasi DPRD yang dibacakan oleh Syaharuddin Alrif, beberapa diantaranya terbilang berulang. Namun ada juga yang baru. Berikut beberapa rekomendasi DPRD Sulsel tersebut.

Setelah mencermati kegiatan pembangunan di Kawasan Centre Point Of Indonesia (CPI) yang dilakukan oleh pihak Ciputra, maka DPRD merekomendasikan kembali kepada Gubernur untuk segera memerintahkan pembongkaran patung kuda dan tulisan Citra Land City di depan pintu Gerbang Kawasan CPI dan mengganti dengan brand “Center Point of Indonesia” Sulawesi Selatan agar tercipta kesan dan pesan bahwa infrastruktur di kawasan itu bukan milik swasta semata, akan tetapi sepenuhnya menggunakan APBD Provinsi Sulawesi Selatan dan merupakan asset Pemerintah Daerah.

Begitu pula lahan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang berada di kawasan CPI yang telah bersertifikat seluas 12,11 hektar agar tetap dipertahankan dan tidak mengalami perubahan sama sekali sesuai titik koordinat lokasi lahan yang menjadi hak Pemerintah Provinsi berdasarkan perjanjian yang telah dilakukan dengan pihak lain dengan tidak mengurangi luas lahan yang telah ada sebelum dilakukannya reklamasi kawasan CPI.

Mengingat hal ini sudah menjadi rekomendasi DPRD sejak akhir tahun 2017 dan adanya kesepakatan Pemerintah Provinsi bersama pihak ketiga bahwa paling lambat bulan Desember 2018 pengganti lahan tersebut sudah jelas lokasinya dan hal tersebut telah beberapa kali disampaikan kepada Gubernur.

Rekomendasi ini juga meminta ketegasan kepada Gubernur agar segera menindaklanjuti persoalan tersebut karena telah menjadi temuan BPK RI sehingga tidak menjadi rekomendasi berulang dari tahun ke tahun.

Terkait dengan Pembangunan Stadion Mattoanging direkomendasikan kepada Plt. Gubernur agar melakukan komunikasi dengan pemerintah kota Makassar mengenai perencanaan dan persyaratan kelengkapan perizinannya, agar tahap pembangunan bisa berjalan.

Terkait dengan Pembangunan Stadion Mattoanging agar memberikan kejelasan perihal sumber anggaran untuk kelanjutan pembangunannya.

Terkait kelanjutan proyek-proyek pembangunan yang telah menggunakan dana APBD yang cukup besar, diantaranya penyelesaian pembangunan Masjid 99 Kubah di Kawasan Centre Point Of Indonesia (CPI), GOR Sudiang dan penyelesaian pembangunan Stadion Barombong.

Untuk itu direkomendasikan kepada Gubernur agar melanjutkan pembangunan Masjid 99 Kubah sebagai ikon religi Provinsi Sulawesi Selatan yang telah dikenal di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri. Demikian pula kelanjutan pembangunan Stadion Barombong dan GOR Sudiang agar dapat dilanjutkan sebagai salah satu stadion kebanggaan di Sulawesi Selatan.

Adanya utang yang timbul pada tahun anggaran 2020 dan tidak tercatat secara baik dan akuntabel sehingga menimbulkan persoalan pembebanan anggaran di awal tahun anggaran 2021 dan membuat pengaruh besar terhadap struktur belanja APBD, untuk itu direkomendasikan kepada Gubernur agar melakukan audit keuangan secara terbuka terhadap kondisi tersebut dan menyelesaikan utang tahun 2020 secara menyeluruh.

Adanya kegiatan yang dilaksanakan dan tidak terkoordinasi dengan baik antar OPD sehingga menimbulkan kesan bahwa kegiatan tersebut tidak tercatat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), untuk itu direkomendasikan kepada Gubernur agar memberi sanksi kepada Pimpinan OPD yang melakukan tindakan pelanggaran terhadap Perda APBD.

Terhadap kegiatan yang tidak termuat dalam DPA tahun 2021 tapi tetap dibuat kontrak kerja, direkomendasikan untuk dihentikan dan para pejabat terkait yang melakukan tindakan di luar aturan, dilakukan pergantian dan selanjutnya diproses secara hukum.

Terhadap semua kegiatan pembangunan infrastruktur pada tahun 2020 yang mendapatkan aloaksi dana PEN hingga 31 Mei 2021, sejauh ini presentase progres pekerjaan secara fisik masih sangat minim dan tergolong rendah sehingga kemungkinan besar beberapa perkerjaan tidak rampung hingga berakhir masa kontrak sesuai dengan batasan waktu yang telah ditentukan untuk itu direkomendasikan kepada Pemerintah Provinsi melalui Gubernur agar melakukan evaluasi dan memberikan tindakan tegas berupa sanksi blacklist terhadap perusahaan dan personal yang lalai dari kontrak.

Sinkronisasi program prioritas khususnya infratsruktur tidak sesuai dengan ekspektasi publik. Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) maupun staf khusus Gubernur dan Wakil Gubernur yang awalnya dibentuk untuk melakukan pendampingan terhadap kebijakan strategis ternyata tidak berjalan efektif, hal yang sama juga terjadi di semua OPD sementara alokasi anggaran yang disiapkan cukup besar.

Atas pertimbangan efektivitas kelembagaan, efisiensi anggaran dan menghindari tumpang tindih kebijakan, direkomendasikan agar TGUPP dan staf khusus untuk dievaluasi kembali. Selanjutnya Pemprov memaksimalkan peran staf-staf ahli sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro15 Mei 2021 21:05
AGH Sanusi Baco Meninggal Dunia, PBNU Rasakan Duka Mendalam
AGH Sanusi Baco Meninggal Dunia, PBNU Rasakan Duka Mendalam...
Metro15 Mei 2021 20:29
Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco Meninggal Dunia
Pedoman Rakyat, Makassar – Sulsel berduka. Anreguruta AGH Sanusi Baco meninggal dunia. Sanusi Baco meninggal dunia tepat pada pukul 19.57 WITA. ...
Hukum/Kriminal15 Mei 2021 18:09
“Tolong ka” Kata Terakhir Bocah 11 Tahun yang Tewas Tenggelam di Danau GTC Makassar
bocah 11 tahun yang tewas tenggelam di danau samping GTC Makassar sempat teriak minta tolong...
Nasional15 Mei 2021 17:37
Membeludak Dikunjungi 39 Ribu Orang, Wisata Ancol Ditutup Hari Ini
Membeludak Dikunjungi 39 Ribu Orang, Wisata Ancol Ditutup Hari Ini...