Dua Titik Jalan Diblokir Warga, Bupati Ibas Turun Langsung Buka Ruang Mediasi

Nhico
Nhico

Senin, 28 September 2026 11:28

Dua Titik Jalan Diblokir Warga, Bupati Ibas Turun Langsung Buka Ruang Mediasi

Pedomanrakyat.com, Lutim – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, turun langsung memediasi aksi penutupan akses jalan oleh warga di dua titik lokasi berbeda pada Senin (28/9/2026).

Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung di pinggir jalan Dusun Karebbe, Desa Laskap (Kecamatan Malili) serta Dusun Togo, Desa Balambano (Kecamatan Wasuponda).

‎Aksi pemblokiran jalan ini dipicu oleh dua tuntutan utama, yakni kejelasan ganti rugi lahan warga yang terendam akibat aktivitas operasional perusahaan, serta transparansi proses rekrutmen tenaga kerja lokal yang dinilai tidak jelas oleh sejumlah kontraktor.

‎Dalam mediasi tersebut, Bupati Irwan hadir didampingi jajaran Kepolisian, pihak PT Vale Indonesia, serta jajaran kepala dinas teknis, meliputi Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnaker), Joni Patabi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Agus Thobrani, dan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparmudora), Muhammad Safaat DP.

‎Di hadapan massa aksi, Bupati Irwan menyampaikan apresiasinya atas kepedulian para warga dan pemuda yang menyuarakan hak-hak tenaga kerja lokal.

‎”Saya mengapresiasi masyarakat sekalian yang menyampaikan aspirasi ini sebagai wujud kepedulian dalam memperjuangkan para pemuda yang belum mendapatkan pekerjaan,” ujar Irwan di lokasi aksi.

‎Meski demikian, Irwan mengimbau agar penyampaian aspirasi ke depan disalurkan melalui ruang diskusi langsung tanpa mengganggu keterbukaan jalan dan arus lalu lintas publik.

‎Perwakilan warga mengungkapkan bahwa banyak calon tenaga kerja lokal telah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi, mulai dari Medical Check-Up (MCU), pelatihan (training), hingga pengambilan foto ID card (badge), namun tidak kunjung dipanggil bekerja.

‎Salah seorang demonstran mempertanyakan kejelasan status wilayah mereka kepada manajemen PT Vale. “Pihak PT Vale harus bertindak tegas terhadap anak kontraktornya. Setiap kali ada rekrutmen, warga kami selalu tertolak. Kami mempertanyakan apakah Dusun Togo ini tidak termasuk kawasan desa pemberdayaan?” tegasnya.

‎Menanggapi hal tersebut, Bupati Irwan menginstruksikan Kepala Disnaker untuk segera mendata seluruh nama warga yang telah lulus tahapan seleksi namun digantung oleh pihak perusahaan.

‎Seluruh poin tuntutan warga telah dicatat resmi oleh pemerintah daerah untuk segera ditindaklanjuti dalam pertemuan khusus bersama jajaran pimpinan perusahaan terkait. Bupati juga meminta perwakilan warga dan pemuda untuk hadir langsung mengawal rapat tersebut.

‎Irwan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal hak-hak masyarakat lokal di wilayah lingkar tambang.

‎”Kami pastikan aspirasi ini dikawal. Jika pihak perusahaan tidak mengindahkan dan menuntaskan persoalan masyarakat ini, maka seluruh kegiatan operasional perusahaan tersebut tidak akan boleh berjalan,” tegas Bupati Irwan.

 Komentar

Berita Terbaru
Hiburan28 September 2026 15:19
256 Peserta Bertarung di Pangkep, ORADO Bidik Bibit Atlet untuk Porda hingga Nasional
Pedomanrakyat.com, Pangkep — Sebanyak 256 peserta mengikuti Open Tournament Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI yang digelar Kodim 1421/Pangkep be...
Metro28 September 2026 15:10
Pangkep Dapat Alokasi Pupuk Subsidi Perikanan Terbesar di Sulsel, Capai 16 Ribu Ton
Pedomanrakyat.com, Pangkep — Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mendapat alokasi pupuk bersubsidi sektor perikanan sebanyak 16 ribu ton. J...
Nasional28 September 2026 14:47
Hotspot Nasional 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian di Kalimantan Tengah
Pedomanrakyat.com, Jakarta- Kementerian Kehutanan terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama pada wilayah yang...
Politik28 September 2026 14:28
23 Kabupaten/Kota Bakal Hadir di Lutim, Bupati Ibas Ajak Warga Jadi Tuan Rumah yang Ramah
Pedomanrakyat.com, Lutim – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengimbau seluruh elemen masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi t...