Hati-hati! Jajanan Chiki Ngebul Bikin Anak Keracunan, DPR Desak BPOM Bertindak

Nhico
Nhico

Selasa, 10 Januari 2023 18:59

Hati-hati! Jajanan Chiki Ngebul Bikin Anak Keracunan, DPR Desak BPOM Bertindak

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta agar Badang Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) beserta pemerintah turun tangan terkait banyaknya kasus anak keracunan akibat cacanan Chiki Ngebul.

Makanan ringan Chibul atau Chiki Ngebul ini memang tengah ramai digemari anak-anak. Namun, kandungan nitrogen cair yang ada di dalamnya diduga kuat sebagai faktor penyebab banyaknya anak-anak di Jawa Barat tumbang keracunan.

“Penggunaan bahan berbahaya nitrogen cair pada makanan berisiko bagi tubuh, terutama untuk anak-anak. Pemerintah harus turun ke lapangan melakukan pengawasan agar penggunaan nitrogen cair pada makanan tidak dilakukan secara sembarangan dan bebas,” kata Netty dalam keterangan tertulisnya dikutip Antara, Selasa (10/1/2023).

Netty menuturkan pengawasan ini penting karena anak-anak tidak tahu dan tidak mengerti mana yang baik dan mana yang berbahaya bagi kesehatan.

“Anak-anak umumnya tertarik pada warna, bentuk atau keunikan makanan. Kita khawatir ada jenis jajanan lain yang juga mengandung zat berbahaya bagi tubuh,” katanya.

Sejauh ini, ada 24 anak di Tasikmalaya dan empat anak di Bekasi yang dilaporkan keracunan makanan yang diduga berasal dari jajanan Chiki Ngebul.

“Pemerintah dalam hal ini BPOM perlu sidak ke lapangan karena sebagian besar pedagang Chiki Ngebul itu pasti tidak tahu bahaya dari nitrogen cair yang dicampur dalam makanan. BPOM harus melakukan edukasi kepada para pedagang agar tidak memasukkan zat-zat bahaya ke dalam makanan,” kata Netty.

Menurut dia, penggunaan nitrogen cair dalam makanan sebagaimana saran dari para pakar kesehatan harus dilakukan oleh chef-chef bersertifikat, tidak boleh dilakukan oleh sembarangan orang.

Netty juga meminta agar BPOM melakukan sosialisasi efektif kepada orang tua, guru dan tokoh masyarakat terkait zat-zat yang berbahaya dalam makanan, serta berpartisipasi dalam pengawasan di lingkungan.

“Sosialisasi tentang makanan yang aman dan sehat harus terus di-update karena jenis dan variannya selalu berkembang. Jangan sampai setelah ada kejadian dan jatuh korban, pemerintah baru sibuk mengeluarkan peringatan,” katanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Juli 2026 22:23
Heriwawan Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan di Bulukumba, Pengurus: Semoga Jadi Berkah bagi Anak-anak
Pedomanrakyat.com, Bulukumba – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Heriwawan, menunjukkan kepeduliannya terhadap anak-anak panti asuhan deng...
Politik26 Juli 2026 21:41
PSI Gowa Gelar Camping Solidaritas Perdana, Pererat Kebersamaan Tanpa Sekat
Pedomanrakyat.com, Gowa – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Gowa menggelar Camping Solidaritas di kawasan...
Metro26 Juli 2026 21:20
Warga Langkura Haru dan Terima Kasih ke Vonny Ameliani, Puluhan Tahun Listrik Bermasalah Kini Teratasi
Pedomanrakyat.com, Jeneponto – Suasana haru mewarnai reses Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Gerindra, Vonny Ameliani, di Desa Lang...
Metro26 Juli 2026 20:28
Gubernur-Wagub Sulsel Ground Breaking Rehabilitasi DI Balombong Toraja Utara
Pedomanrakyat.com, Torut – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan ground breaking pembangunan rehabilitasi Daerah Irigasi (D...