Pedoman Rakyat, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, meminta kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se-Sulsel mengatur lebih dini jalur distribusi vaksin sebelum disalurkan nantinya.
“Kita minta kepada bupati dan wali kota, kita tata dengan baik cara pengelolaan vaksin di Sulsel,” kata Nurdin Abdullah, di Rakor Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Program dan kegiatan pembangunan Pemprov Sulsel (APBN/PHLN, dan APBD Pemprov Sulsel Triwulan III 2020) dan Penyerahan DIPA Tahun 2021, di Hotel Claro Makassar, Senin, (30/11/2020).
Berdasarkan arahan dari Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Rabu 25 November 2020, anggaran tahun 2021 ini banyak fokus di kesehatan. Terutama mengenai pengadaan vaksin, pemulihan ekonomi dan reformasi struktural.
Baca Juga :
- HKG PKK ke-54 dan Dekranas ke-46, Sulsel Canangkan Gerakan Minum MMS Serentak bagi 54.000 Ibu Hamil
- Sekda Sulsel Apresiasi Komik “Safe Space” Karya Anak 13 Tahun yang Angkat Pentingnya Perlindungan Anak
- Jelang Pembukaan 46 Tahun Dekranas, Sulsel Optimistis Pameran Perluas Pasar Produk Kriya dan Wastra Nusantara
Nurdin Abdullah sangat yakin, realisasi anggaran tahun 2021 di kabupaten kota se-Sulsel bisa terealisasi, karena masing-masing bupati dan wali kota memiliki konsep yang sangat matang.
“Saya yakin bupati dan wali kota punya konsep yang sangat matang untuk penerapan anggaran tahun 2021 ini. Tahun 2021 ini, hampir semua kabupaten mengalami kenaikan dana DAK, ada juga daerah yang kenaikannya kecil dan ada juga yang besar,” jelasnya.
Ia menambahkan, percepatan akselerasi pembangunan di Sulsel akan semakin cepat. Apalagi didukung dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup melejit.
“Saya percaya akselerasi pembangunan di Sulsel semakin cepat. Patut kita syukuri di Triwulan III, kita mengalami kenaikan, dan ini kenaikan tertinggi di Indonesia,” tutupnya. (zeg)

Komentar