Jokowi: Indonesia Ingin Menyatukan Negara G-20 Agar Tidak Terjadi Perpecahan

Nhico
Nhico

Jumat, 29 April 2022 19:00

Presiden Jokowi.(F-INT)
Presiden Jokowi.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Indonesia berkeinginan untuk menyatukan negara-negara anggota G-20 agar tidak terjadi perpecahan.

“Saya ingin menekankan bahwa Indonesia ingin menyatukan G-20. Jangan sampai ada perpecahan. Perdamaian dan stabilitas adalah kunci bagi pemulihan dan pembangunan ekonomi dunia,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pernyataan pers sebagai Presidensi G-20, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 29 April 2022.

Kepala Negara menyatakan, sebagai pemegang mandat presidensi G-20 tahun 2022, dalam dua bulan terakhir telah berkomunikasi dengan beberapa pemimpin negara-negara dan Sekjen PBB tentang persiapan KTT G-20 yang akan digelar di Bali, pada November 2022.

Selain itu, ia juga berdiskusi lewat telepon mengenai dinamika situasi global terkini, termasuk di antaranya soal perang Rusia-Ukraina.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional25 Agustus 2026 21:30
Tegas! Kemenhut Jatuhkan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla, Ini Daftarnya
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan H...
Metro25 Agustus 2026 20:28
Kepala BKN-Wagub Sulsel dan Wali Kota Makassar Riding Vespa-Tanam Tebuya di CPI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kehadiran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, di Kota Makassar turut dimanfaatkan untuk m...
Metro25 Agustus 2026 19:26
DLH Makassar Tambah 30 Motor dan 10 Armroll, Serta Siapkan Puluhan Mesin Pengolah Sampah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat fasilitas pengelolaan persampahan dengan memastikan dukungan sarana dan...
Metro25 Agustus 2026 18:33
Wali Kota Makassar Serukan Camat Dan Lurah Sepakati Waktu Buang dan Angkut Sampah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengultimatum seluruh camat untuk memastikan validitas data penerima progra...