Pedomanrakyat.com, Makassar — Pemerintah Kota Makassar mulai menjalankan tahapan lapangan piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) melalui pendataan warga secara langsung oleh Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) Dinas Sosial Kota Makassar.
Tahapan ini merupakan tindak lanjut dari Bimbingan Teknis Training of Trainers (Bimtek ToT) yang sebelumnya diberikan kepada Agen Perlinsos sebagai persiapan pelaksanaan piloting Digitalisasi Bansos di Kota Makassar.
Untuk memastikan proses tersebut berjalan optimal, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, turun langsung meninjau sekaligus memantau aktivitas Agen Perlinsos yang melakukan pendataan warga di Kecamatan Tallo, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga :
Andi Bukti mengatakan, sejak mengikuti bimtek, para Agen Perlinsos telah bergerak secara masif melakukan pendataan dari rumah ke rumah atau door to door.
“Setelah mengikuti bimtek, Agen Perlinsos mulai bergerak secara masif melakukan pendataan warga secara door to door. Kami turun memantau untuk memastikan proses pendataan berjalan dengan baik dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat,” ujar Andi Bukti.
Menurutnya, pendataan langsung menjadi tahapan penting dalam pelaksanaan Digitalisasi Bansos. Sebab, kualitas data menjadi dasar utama dalam menentukan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial.
Melalui kunjungan langsung ke rumah warga, petugas dapat melakukan pendataan sekaligus memastikan informasi yang dihimpun sesuai dengan kondisi terkini masyarakat serta mencari kendala yang dihadapi agen di lapangan.
“Yang ingin kita pastikan adalah data yang diperoleh benar-benar akurat dan mutakhir. Dengan data yang baik, penyaluran bantuan sosial juga dapat semakin tepat sasaran,” jelasnya.
Piloting Digitalisasi Bansos menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong tata kelola bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta berbasis data yang mutakhir.
Andi Bukti menegaskan, Dinas Sosial Kota Makassar akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Agen Perlinsos selama proses pendataan berlangsung.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung proses pendataan dengan menerima petugas serta memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi saat dilakukan pendataan.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun basis data perlindungan sosial yang semakin akurat.
Dengan pendataan yang masif dan terukur, Andi Bukti berharap piloting Digitalisasi Bansos dapat menjadi bagian dari penguatan sistem perlindungan sosial.
Dan menghadirkan penyaluran bantuan yang lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat Kota Makassar. (*)

Komentar