Pedomanrakyat.com, Tanjung Api – Kapal yang mengangkut pekerja migran Indonesia ( PMI) dari Tanjung Balai menuju Malaysia tenggelam di Perairan Tanjung Api, Selat Malaka, Kabupaten Asahan pada Sabtu (19/3/2022).
Berdasarkan informasi Badan SAR Nasional ( Basarnas), dua orang tewas dalam peristiwa tersebut.
Kasubbag Humas Basarnas, Yusuf Latif mengatakan, operasi penyelamatan dan pertolongan terhadap para korban telah selesai. Sebanyak 87 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sementara dua orang lainnya, dikabarkan meninggal dunia.
Baca Juga :
“Pukul 16.25 WIB, RB 301 berhasil melakukan evakuasi 63 orang PMI (61 orang dalam keadaan selamat dan dua orang dalam keadaan MD),” kata Yusuf kepada wartawan, Minggu (20/3/2022).
Operasi penyelamatan dan pertolongan para korban terus dilanjutkan. Sekitar pukul 21.35 WIB, terdapat 22 PMI yang berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat.
“Kemudian, pukul 21.35 WIB, KN SAR Sanjaya 248 melakukan evakuasi 22 orang PMI dalam keadaan selamat dan telah sandar di Dermaga Panthon TBA,” imbuhnya.
Berdasarkan informasi, kata Yusuf kapal tersebut mengangkut 89 penumpang. Sebanyak 83 orang selamat dan dua orang yang meninggal telah dievakuasi ke kapal Basarnas. Sementara empat penumpang lainnya dikabarkan dievakuasi oleh kapal nelayan pencari ikan.
“Jumlah POB 89 orang. Selamat 83, meninggal dunia dua orang. Diduga ikut kapal nelayan mencari ikan, empat orang,” ungkapnya.

Komentar