Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menggelar Workshop Iptek Pemanduan Bakat Atlet di Sekretariat KONI Kota Makassar, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KONI Makassar memperkuat pembinaan atlet sejak usia sekolah sekaligus mendorong keterlibatan aktif pihak sekolah dalam menemukan dan mengembangkan potensi olahraga peserta didik.
Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan KONI Kota Makassar, Andi Reza, mengatakan guru memiliki peran strategis dalam mengenali potensi dan mengembangkan bakat peserta didik, khususnya di bidang olahraga.
Baca Juga :
“Bapak dan Ibu Guru memiliki peran yang amat strategis dalam mengenali potensi serta mengembangkan bakat peserta didik, khususnya dalam bidang olahraga,” kata Andi Reza.
Menurut dia, melalui workshop tersebut diharapkan terbangun pemahaman bersama serta kolaborasi yang semakin erat antara KONI Kota Makassar dan pihak sekolah dalam mendukung pembinaan dan pengembangan atlet berprestasi.
“Kami berharap dapat terbangun pemahaman bersama serta kolaborasi yang semakin erat antara KONI Kota Makassar dan pihak sekolah dalam mendukung pembinaan dan pengembangan atlet berprestasi,” ujarnya.
Andi Reza juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua KONI Kota Makassar beserta jajaran pengurus atas dukungan dan arahan yang diberikan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para narasumber yang hadir serta seluruh peserta yang telah meluangkan waktu mengikuti workshop.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing, sehingga turut mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi di Kota Makassar,” katanya.
Dukungan Ketua KONI Makassar
Terpisah, Ketua Umum KONI Kota Makassar, Ismail, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Workshop Iptek Pemanduan Bakat Atlet tersebut.
Menurut Ismail, pembinaan atlet berprestasi membutuhkan proses yang terarah dan harus dimulai dengan kemampuan mengidentifikasi potensi atlet sejak dini. Karena itu, sinergi antara KONI dan sekolah dinilai penting untuk memastikan talenta-talenta muda di Kota Makassar mendapatkan pembinaan yang tepat.
“Kegiatan seperti ini sangat penting karena proses melahirkan atlet berprestasi tidak bisa dilakukan secara instan. Potensi atlet harus dikenali sejak dini, kemudian dibina secara terarah dan berkelanjutan,” kata Ismail.
Ia menilai guru merupakan salah satu pihak yang berada paling dekat dengan peserta didik sehingga memiliki posisi penting dalam membantu menemukan bibit-bibit olahraga potensial.
“Kami berharap sinergi antara KONI dan sekolah semakin kuat. Guru dapat menjadi mitra strategis KONI dalam menemukan anak-anak yang memiliki potensi olahraga untuk kemudian mendapatkan pembinaan yang lebih terarah,” ujarnya.
Ismail menegaskan, KONI Kota Makassar akan terus mendorong berbagai program pembinaan yang melibatkan sekolah sebagai bagian dari upaya mencetak atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Kota Makassar di berbagai ajang olahraga.

Komentar