Koni Makassar Rakor Bersama 15 Korcam, Bahas Validasi Jumlah Kontingen Masing-masing

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 28 Juli 2023 14:24

Koni Makassar Rakor Bersama 15 Korcam, Bahas Validasi Jumlah Kontingen Masing-masing

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional (Koni) Kota Makassar melakukan rapat koordinasi, di Kantor Koni, Kamis (27/7/2023).

Rapat Koordinasi atau Rakor ini diikut pengurus Kordinato Kecamatan (Korcam) Koni dari 15 kecamatan se-Kota Makassar dipimpin Wakil Ketua Koni Makassar, Taslim Rasyid.

Taslim Rasyid mengatakan bahwa, pertemuan membahas mengenai validasi jumlah kontingen masing-masing kecamatan pada Porkot Makassar mendatang.

“Korcam KONI disetiap kecamatan bertugas mengatur dan menentukan jumlah atlet dan cabor yang diikuti setiap kecamatan telah kami kumpulkan. Alhamdulillah semua kecamatan sudah melakukan registrasi atlet,” terangmya.

“Kedepannya kita akan terus memantau dan berkoordinasi lebih intens untuk memastikan Pekan Olahraga Kota VIII Makassar 2023 berjalan dengan baik,” kunci Taslim.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juli 2026 21:45
KONI Makassar Apresiasi Kapolrestabes Cup, Ismail: Olahraga Jadi Solusi Pembinaan Pemuda
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua KONI Kota Makassar, Ismail, menilai Turnamen E-Sport Mobile Legends yang diselenggarakan Polrestabes Makassar da...
Metro01 Juli 2026 21:27
200 Stan Meriahkan Pameran Kriya dan Wastra Dekranas di TSM Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pameran Kriya dan Wastra Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) se-Indonesia siap digelar di Trans Studio Ma...
Metro01 Juli 2026 20:27
Rakernas APEKSI 2026: Wali Kota Makassar Perkuat Sistem Ketahanan Bencana dan Stok Pangan
Pedomanrakyat.com, Medan – Pemerintah Kota Makassar, berkomitmen dalam memperkuat ketahanan daerah melalui pembangunan sistem penanggulangan bencana...
Nasional01 Juli 2026 19:26
Wamenhut: Pemulihan Lahan Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Memperkuat Gotong Royong
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan bahwa paradigma pemulihan lingkungan saat ini tidak boleh lagi hanya be...