Pedomanrakyt.com, Jakarta – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka memberikan Tanda Penghargaan Lencana Darma Bakti kepada tiga pimpinan Saka Wanabakti Tingkat Nasional Kementerian Kehutanan.
Penghargaan tingkat nasional tersebut menjadi bentuk apresiasi atas jasa dan pengabdian dalam mendukung perkembangan Gerakan Pramuka, khususnya penguatan Saka Wanabakti sebagai wadah pembinaan generasi muda di bidang kehutanan.
Tiga penerima penghargaan tersebut adalah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Wanabakti Tingkat Nasional (Mabisakanas), Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Indra Exploitasia selaku Ketua Pimpinan Saka Wanabakti Tingkat Nasional (Kapinsakanas), serta Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) Luckmi Purwandari selaku Sekretaris Umum Pimpinan Saka Wanabakti Tingkat Nasional.
Baca Juga :
Lencana Darma Bakti merupakan tanda penghargaan Gerakan Pramuka yang diberikan kepada seseorang yang dinilai telah memberikan jasa dan pengabdian besar serta bermanfaat bagi perkembangan Gerakan Pramuka dan gerakan kepramukaan.
Pada piagam yang diterima tercantum bahwa penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 175 Tahun 2012.
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Wanabakti Tingkat Nasional menyampaikan bahwa Lencana Darma Bakti merupakan penghargaan sekaligus amanah untuk semakin memperkuat kolaborasi Kementerian Kehutanan dengan Gerakan Pramuka dalam menyiapkan generasi muda yang mencintai dan menjaga hutan Indonesia.
“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk pribadi, tetapi menjadi pengingat bahwa menjaga hutan membutuhkan keterlibatan lintas generasi. Melalui Saka Wanabakti, kita ingin semakin banyak anak muda Indonesia mengenal hutan, mencintai hutan, memiliki keterampilan kehutanan, dan yang terpenting mau turun tangan menjaganya. Mereka inilah yang kelak akan melanjutkan estafet pelestarian hutan Indonesia,” ujar Raja Antoni.
Kepala Badan P2SDM sekaligus Kapinsakanas Saka Wanabakti, Indra Exploitasia, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk semakin memperkuat peran Saka Wanabakti dalam membangun generasi muda yang memiliki kepedulian dan keterampilan di bidang kehutanan.
“Penghargaan ini kami maknai sebagai apresiasi sekaligus amanah untuk terus memperkuat Saka Wanabakti. Ke depan, kami ingin semakin banyak generasi muda mendapatkan ruang untuk mengenal hutan, menguasai keterampilan kehutanan, dan terlibat langsung dalam aksi pelestarian hutan,” ujar Indra.
Penghargaan ini juga menjadi momentum bagi Kementerian Kehutanan untuk terus memperkuat sinergi dengan Gerakan Pramuka. Saka Wanabakti dikembangkan tidak hanya melalui penguatan kelembagaan, tetapi juga melalui pembelajaran empat krida, yaitu Tata Wana, Guna Wana, Bina Wana, dan Reksa Wana, penguatan pangkalan, serta kegiatan yang memberikan pengalaman kehutanan secara langsung kepada generasi muda.
Kepala Pusgenri sekaligus Sekretaris Umum Pinsakanas Saka Wanabakti, Luckmi Purwandari, menilai penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap kerja bersama banyak pihak dalam menghidupkan kembali pembinaan Saka Wanabakti.
“Lencana Darma Bakti ini bukan hanya penghargaan bagi penerima, tetapi juga apresiasi bagi seluruh jajaran, pembina, pamong, instruktur, dan anggota Saka Wanabakti di berbagai daerah yang terus bergerak. Ini menjadi energi bagi kita untuk membawa Saka Wanabakti semakin dekat dengan generasi muda dan semakin nyata kontribusinya bagi hutan Indonesia,” ujar Luckmi.

Komentar