Pedomanrakyat.com, Pangkep— Komisi II DPRD Kabupaten Pangkep menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PLN ULP Pangkep dan DiskopdagUKM, membahas pemadaman listrik bergilir serta kelangkaan LPG 3 kilogram dan BBM yang dikeluhkan masyarakat.
Manager PLN ULP Pangkep, M. Sholikhin, menjelaskan pemadaman terjadi akibat defisit daya setelah sejumlah pembangkit mengalami kendala operasional. PLN kini mempercepat pemeliharaan jaringan dan pembangkit untuk memulihkan pasokan listrik.
Ketua Komisi II DPRD Pangkep, Lutfi Hanafi, mendesak PLN mempercepat proses perbaikan agar aktivitas masyarakat dan perekonomian tidak terganggu lebih lama.
Baca Juga :
“Kita berharap kondisi kelistrikan bisa cepat pulih dan proses perbaikan segera tuntas. Aktivitas masyarakat dan perputaran ekonomi jangan sampai terganggu lebih lama,” tegas Lutfi.
Sementara itu, Kepala DiskopdagUKM Pangkep, Asykur Abubakar, memastikan tidak ada pemotongan kuota LPG 3 kg untuk Pangkep. Kelangkaan disebut dipicu panic buying dan adanya oknum yang menyelundupkan LPG ke daerah lain.
Untuk BBM, Pemkab Pangkep memastikan stok aman dan pengawasan dilakukan di tujuh SPBU untuk mencegah antrean panjang.

Komentar