Mentan Minta Polisi Dalami Komplain Petani Atas Penggunaan Alsintan Pabrikan Madiun

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 20 Desember 2022 16:50

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan bahwa pembelian Alat Mesin Pertanian atau Alsintan pabrikan Madiun PT Mitra Miharta sudah dilakukan sejak tahun 2015. Bahkan pembelian sudah dilakukan setiap tahun dengan anggaran APBN dan APBD.

Hingga saat ini, menurut SYL, pembelian sudah mencapai 703 dari total 1000 unit Alsintan ZAGAA yang ada.

Adapun sisa Alsintan yang belum dibeli alasannya karena banyak petani mengeluh, terlebih banyak alsintan yang gampang rusak.

“Kenapa tertunda yang 200 lebih itu, karena banyak komplain (dari petani). Antara lain rantainya putus, after sale nya tidak terjamin bagus, jadi petani juga harus ditanya. Tetapi bukan berarti kita tidak membeli, pembeliannya sudah 703 unit dari 1000 yang direncanakan,” ujar SYL disela-sela menghadiri Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) di Jakarta, Selasa (20/12/2022).

Disisi lain, SYL menyesalkan berbagai pernyataan Pabrikan Madiun yang menyebut pemerintah tidak bertanggungjawab atas pembelian yang dijanjikan.

Sementara itu, kata SYL, pihak pabrik tidak pernah meneken komitmen atau menghubungi Kementan secara langsung.

“Saya kira dia (pabrik madiun) tidak pernah melakukan komplain langsung terhadap kita atau bertanya langsung. Itu bisa termasuk pencemaran nama baik. Oleh karena itu kita sudah ajukan komplain dan saya sudah suruh diperiksa nanti oleh polisi, dalam rangka apa ngomong seperti itu. Prosesnya jalan, bahkan saya banyak surat-surat komplain dari petani agar jangan pakai itu barang, suka putus rantainya dan lain-lain. Mestinya kan nanya saya. Saya udah tiga tahun jadi Menteri Pertanian, tidak pernah ada seperti itu,” katanya.

Secara khusus, SYL mengaku sudah berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan penyelidikan terhadap spesifikasi dari pembuatan alsintan di Pabrikan Madiun.

“Saya minta kabareskim tanyain dulu ada apa. Ini seakan akan kita yang tidak mau membeli, padahal udah beli sampai 703 unit. Ya harus berproses, tidak bisa semuanya. Kalau cuma 1 yang mau dibeli, gimana yang lain. Apalagi yang lain punya TKDN yang lebih bagus, harus kita dahulukan karena ini juga perintah,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik15 Oktober 2026 03:59
Tok! Mendagri Resmi Berhentikan Husniah Talenrang Tidak dengan Hormat sebagai Bupati Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Husniah Talen...
Nasional14 Oktober 2026 23:23
Menhut Perkuat Operasi Darat-Udara di Tanjung Puting, Fokus Lindungi Zona Inti dari Karhutla
Pedomanrakyat.com, Kotawaringin Barat – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutl...
Metro14 Oktober 2026 22:20
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Lima Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang akan menjangkau...
Olahraga14 Oktober 2026 21:22
Target Dua Emas Cabor Balap Motor, IMI Makassar Turunkan Pembalap Andalan di Porprov Sulsel XVIII
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Makassar membidik dua medali emas pada cabang olahraga (cabor) balap motor Pekan Ola...