Rusia Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Fasilitas Pelabuhan Ukraina, Berdampak pada Pangan Global

Nhico
Nhico

Minggu, 24 November 2024 14:56

Ukraina.(F-INT)
Ukraina.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Ukraina – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melaporkan bahwa serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia telah merusak 321 fasilitas infrastruktur pelabuhan Ukraina sejak Juli 2022.

Serangan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada 20 kapal dagang milik negara lain.

Zelensky menyoroti pentingnya pelabuhan Ukraina dalam sistem pangan global, dengan menyebut bahwa ekspor biji-bijian Ukraina menyediakan kebutuhan pangan untuk sekitar 400 juta orang di lebih dari 100 negara.

Negara-negara seperti Mesir, Libya, dan Nigeria sangat bergantung pada stabilitas ekspor biji-bijian Ukraina untuk menjaga harga pangan tetap terjangkau.

“Operasional normal petani dan perusahaan agrikultur Ukraina berpengaruh langsung pada harga pangan global, khususnya di kawasan Afrika,” tegas Zelensky, dilansir Reuters.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Politik15 Oktober 2026 15:17
PSI: Reputasi Jokowi Bukan Sekadar Nama, Karyanya Masih Dirasakan Rakyat
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, menilai reputasi politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (...
Uncategorized15 Oktober 2026 15:14
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...
Nasional15 Oktober 2026 15:03
Puting Beliung Membara Tak Patahkan Semangat Manggala Agni Kemenhut
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan punya Manggala Agni Kemenhut sebagai brigade khusus atau satuan tugas tingkat nasional di baw...
Metro15 Oktober 2026 14:43
Kabut Asap Makin Pekat, Wali Kota Parepare Instruksikan Siswa TK hingga SMP Belajar Daring demi Kesehatan
Pedomanrakyat.com, Parepare – Pemerintah Kota Parepare memberlakukan pembelajaran daring selama dua hari bagi siswa TK hingga SMP menyusul kondisi k...