Pedoman Rakyat, Makassar – Besarnya anggaran yang terserap untuk Pegawai Tidak Tetap (PTT) non PNS membuat Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah meminta agar BKD berhenti melakukan penerimaan tahun ini, Senin (25/1)
Pasalnya, jumlah anggaran tenaga non PNS saat ini mencapai Rp 400 miliar pertahunnya, olehnya itu BKD diminta oleh Nurdin untuk melakukan screening dalam rangka pengurangan tenaga non PNS yang ada saat ini.
“BKD harus stop penerimaan non PNS. BKD itu satu pintu tidak ada lagi OPD yang angkat atau kasi pindah orang, biar BKD yang mengatur kita melakukan screening supaya kita dapat postur yang ideal. Honorer saja 400 miliar kalau bisa kita rampingkan dan gunakan untuk naikkan TPP,” tegas Nurdin Abdullah, saat Coffee Morning, Senin 25 Januari 2021.
Baca Juga :
- HKG PKK ke-54 dan Dekranas ke-46, Sulsel Canangkan Gerakan Minum MMS Serentak bagi 54.000 Ibu Hamil
- Sekda Sulsel Apresiasi Komik “Safe Space” Karya Anak 13 Tahun yang Angkat Pentingnya Perlindungan Anak
- Jelang Pembukaan 46 Tahun Dekranas, Sulsel Optimistis Pameran Perluas Pasar Produk Kriya dan Wastra Nusantara
Untuk menjawab hal tersebut, Pemprov Sulsel akan memperlakukan merit system merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi dan itu berdasarkan undang-undang nomor 5 tahun 2014 dan
Peraturan Presiden nomor 11 tahun 2020.
“Inilah yang sebenarnya kita inginkan Sulawesi Selatan yang pertama yang merit system, jadi ini membantu kita bekerja by sistem,” bebernya.

Komentar