Sekda Lutim Tekankan Sinergi OPD untuk Capai Target PAD 2026

Nhico
Nhico

Kamis, 02 Juli 2026 14:17

Sekda Lutim Tekankan Sinergi OPD untuk Capai Target PAD 2026

Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui percepatan digitalisasi transaksi.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan Rapat Monitoring dan Evaluasi PAD Triwulan II Tahun 2026 di Aula Kantor Bapenda, Malili, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan ini dipimpin Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade, dan dihadiri Kepala Bapenda, Muhammad Yusri, Kepala BKAD, Muhammad Said, Plt. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Tarkim) Iwan Setiawan, serta OPD terkait pengelola PAD.

Dalam arahannya, Sekda Ramadhan Pirade menegaskan bahwa seluruh OPD pengelola PAD harus terus meningkatkan kinerja melalui evaluasi capaian, identifikasi kendala, serta penyusunan strategi percepatan agar target PAD Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai.

“Optimalisasi PAD merupakan tanggung jawab bersama sehingga dibutuhkan kolaborasi seluruh OPD agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah,” ungkapnya.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi dan mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Yusri mengatakan, digitalisasi transaksi daerah harus terus diperluas, terutama melalui optimalisasi penggunaan QRIS sebagai kanal pembayaran pajak dan retribusi daerah.

“Sistem pembayaran non-tunai tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga meningkatkan transparansi, keamanan, dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah,” ungkap Yusri.

Sebelumnya, Kabid Perencanaan Pengembangan Pendapatan Daerah Bapenda, Chaeruddin Arfah M., melaporkan bahwa rapat ini bertujuan mengevaluasi realisasi PAD hingga Triwulan II Tahun 2026 sekaligus meninjau implementasi ETPD pada sektor pajak dan retribusi.

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi PAD di seluruh OPD pengelola pendapatan.

Sebagai tindak lanjut kegiatan, Sekda Ramadhan Pirade menyerahkan barcode pembayaran QRIS kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu Timur sebagai upaya memperluas penerapan transaksi non-tunai pada sektor retribusi daerah.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 Juli 2026 14:34
Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Layak Disebut Bapak Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Sulsel, Mizar Roem, memberikan apresiasi terhadap jawaban Gubernur Sulsel, Andi ...
Politik02 Juli 2026 14:25
Panitia Musda XI Golkar Sulsel Tunggu Jadwal Ketum Bahlil, Hotel dan Teknis Sudah Siap
Pedomanrakyat.com, Makassar – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Musda...
Metro02 Juli 2026 13:59
Gubernur Sulsel Sampaikan Jawaban Ranperda Pertanggunganjawaban APBD 2025, Sejumlah Fraksi DPRD Beri Apresiasi
Pedomanrakyat.com, Makassar- Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan komitmen Pemprov Sulsel terus memperkuat tata kelola keua...
Politik02 Juli 2026 13:20
DPRD Pangkep Kebut Pembahasan Ranperda Cadangan Pangan untuk Lindungi Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Pangkep – DPRD Kabupaten Pangkep terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dengan mempercepat pe...