Seleksi 103 Imam Kelurahan, Wali Kota Makassar Minta Imam Kompeten dari Proses Bersih dan Berintegritas

Nhico
Nhico

Rabu, 06 Mei 2026 14:47

Seleksi 103 Imam Kelurahan, Wali Kota Makassar Minta Imam Kompeten dari Proses Bersih dan Berintegritas

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya menghadirkan imam kelurahan yang berkualitas melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan berintegritas.

Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Seleksi Calon Imam Kelurahan Kota Makassar Tahun 2026 yang digelar oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (6/05/2026).

Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menekankan bahwa standar utama seorang imam tidak bisa ditawar. Ia secara tegas menyebut bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi syarat mutlak yang tidak bisa dikompromikan.

“Kalau tidak pintar mengaji, ya tidak usah. Masa di satu kelurahan banyak yang bisa mengaji, tapi yang tidak bisa justru terpilih. Ini tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Selain kompetensi keagamaan, Appi juga menggarisbawahi pentingnya sikap toleransi. Menurutnya, imam bukan hanya pemimpin ibadah, tetapi juga figur sosial yang harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat yang heterogen di Kota Makassar.

“Kalau tidak toleran, juga jangan. Kita hidup di tengah masyarakat yang majemuk. Imam harus hadir sebagai penyejuk, bukan sumber persoalan,” lanjutnya.

Appi menegaskan bahwa peran imam sangat strategis dan tidak terbatas pada memimpin salat lima waktu semata. Ia menginginkan imam menjadi pusat solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Ia mendorong agar masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah shalat, tetapi juga sebagai pusat musyawarah sosial dan pembinaan generasi muda Qur’ani.

“Imam itu harus menjadi tempat menyelesaikan masalah. Ketika persoalan masyarakat dibawa ke masjid, di situlah seharusnya masalah itu selesai. Ini fungsi sentral imam,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Makassar tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan masyarakat terhadap kinerja imam. Oleh karena itu, proses seleksi harus benar-benar menghasilkan sosok yang memiliki moral, integritas, serta visi yang kuat dalam membangun umat.

Lebih jauh, Appi menekankan pentingnya kemampuan manajerial bagi seorang imam. Menurutnya, imam adalah pemimpin yang harus mampu mengelola organisasi masjid secara efektif bersama pengurus.

“Kalau kita bicara imam, kita bicara pemimpin. Kalau pemimpin, kita bicara manajemen. Ujungnya adalah outcome. Apa yang dihasilkan oleh masjid itu harus jelas dan maksimal,” tegasnya.

Terakhir, Appi mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga sikap sportif dalam proses seleksi. Ia menolak adanya narasi negatif dari peserta yang tidak lolos terhadap mereka yang terpilih.

“Namanya seleksi, pasti ada yang lulus dan tidak. Tapi jangan yang tidak lulus justru memberi sinyal negatif. Kita butuh kekompakan untuk membangun masjid yang berkualitas,” ujarnya.

Secara khusus, Appi juga memberikan peringatan keras kepada para penguji agar menjaga integritas dalam proses seleksi. Ia bahkan menyebut bahwa kualitas imam yang dihasilkan merupakan cerminan dari kualitas dan integritas para penguji.

“Pastikan yang lulus adalah yang benar-benar capable, bukan karena persahabatan, hubungan darah, atau kedekatan,” tegasnya.

Adapun pada seleksi tahun ini, sebanyak 140 peserta dari 103 kelurahan mengikuti tahapan seleksi yang meliputi administrasi, tes tertulis, wawancara, serta baca tulis Al-Qur’an. Dari jumlah tersebut, hanya 103 orang yang akan diterima sebagai imam kelurahan periode 2026–2029.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 September 2026 18:25
KONI Makassar Perkuat Kapasitas Korcam melalui Workshop Pembinaan dan Penguatan SDM
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (...
Metro25 September 2026 17:23
Wali Kota Appi Paparkan APBD-P Makassar, Proyek Strategis Disiapkan Mulai Awal 2027
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menjelaskan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan ...
Metro25 September 2026 16:25
Jamkrida-Askrida Tak Setor Dividen 2026, Patudangi Azis Ungkap Dampaknya ke Pendapatan Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi C DPRD Sulawesi Selatan menyoroti belum adanya setoran dividen 2026 dari dua perusahaan yang berkaitan dengan k...
Ekonomi25 September 2026 15:21
Sekda Makassar Tinjau KDKMP di Mangasa, Pastikan Sarpras Gedung Sesuai Aturan
Pedomanrakyat.com, Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membentuk tim gabungan untuk memverifikasi aset dan fisik bangunan Koperasi Desa/Kel...