Sorotan KPK ke Pemkot Makassar: Tarik Mobil Dinas yang Dikuasai Mantan Pejabat

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Rabu, 27 Januari 2021 23:34

Kepala Satgas Pencegahan Wilayah Direktorat 4 KPK, Niken Aryati
Kepala Satgas Pencegahan Wilayah Direktorat 4 KPK, Niken Aryati

Pedoman Rakyat, Makassar – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang masih belum menerbitkan aset yang bermasalah. Sebab, saat ini aset Pemkot baru 30% yang bersertifikat.

Kepala Satgas Pencegahan Wilayah Direktorat 4 KPK, Niken Aryati mengatakan lihaknya meminta kepada pemerintah kota, untuk memberikan surat peringatan 1, 2, dan 3, terhadap mereka yang belum mengembalikan aset pemerintah.

Termasuk mobil dinas yang masih dikuasai oleh mantan pejabat atau pensiunan. Khusus mobil dinas, ia mendesak agar Pemkot segera mengambil tindakan untuk menarik kembali.

“Banyak aset yang masih bermasalah. Juga saya tekankan pada masalah penarikan kendaraan dinas yang ada di pejabat lama. itu jadi konsen,” katanya saat melakukan pertemuan bersama Pj Wali Kota Makassar di Kantor Balaikota Makassar, Jl Ahmad Yani, Rabu (27/1/2021).

Menurut Niken, hampir semua daerah di Indonesia sudah menyelesaikan persoalan tersebut. Sementara Pemkot Makassar, belum ada upaya untuk menertibkan aset tersebut.

“Karena dimana-mana itu sudah selesai masalah seperti itu. Di Banten saja 2016 sudah beres, kalo disini harusnya juga udah beres,” ujar Niken.

Ia menyebut, memang ada indikator permasalahan pengolahan aset, dan hal tersebut yang menjadi prioritas mereka, karena banyak yang belum tersertifikasi. Jika diindahkan, maka KPK bisa membawa persoalan ini ke ranah hukum.

“Saya minta diberikan surat peringatan satu, dua, tiga, kalau memang tidak mau menyerah lah juga kita bawa ke ranah hukum. Tadi kan ada dari kejaksaan juga, palingan sekitaran itu aja sih,” tutupnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan, KPK telah memberi penekanan untuk menjadikan aset pemerintah kota sebagai prioritas.

“Karena dikhawatirkan ada pengalaman pengalaman, aset yang tidak tertib justru hilang. kita kalah dalam proses gugatan, karena kita tidak kuat dalam hal persertifikatan,” jelasnya.

Penulis : Ariani

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional01 November 2026 20:11
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Desak Kapolri Usut Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, mendesak Kapolri mengusut tuntas dugaan intimidasi terhadap santriwati dalam pen...
Metro01 November 2026 19:18
Tak Hanya Saat Pemilu, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan untuk Layani Konstituen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menyiapkan penguatan program Kartu Keluarga (KK) Binaan PKB se...
Metro01 November 2026 13:06
Pengawasan APBD di Karunrung, Kadir Halid Bawa Kabar Rencana Perbaikan Jalan Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penanganan Jalan Syekh Yusuf yang selama ini belum jelas kewenangan pengelolaannya menjadi perhatian Ketua Komisi ...
Metro31 Oktober 2026 20:20
LAZ Hadji Kalla Dampingi UMKM Perkuat Legalitas dan Akses Pasar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Lembaga Ami Zakat (LAZ) Hadji Kalla telah melakukan pembinaan dan pendampingan di Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, ...