Pedomanrakyat.com, Takalar – Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, menghadiri buka puasa bersama yang digelar Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Achmad Daeng Sere, di Kabupaten Takalar, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan konsolidasi pengurus dan kader partai NasDem di daerah lemilihan (Dapil) Sulsel I, meliputi kota Makassar, kabupate Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.
Ketua DPW NasDem Dulsel, Syaharuddin Alrif, menyebut Sulsel I sebagai salah satu basis penting NasDem. Dimana, NasDem saat ini memegang dua kursi DPR RI melalui Rudianto Lallo dan Achmad Daeng Sere.
Baca Juga :
Karena itu, ia mendorong seluruh kader menjaga basis dukungan dan meningkatkan kerja politik di lapangan. NasDem menargetkan penambahan kursi DPR RI di Sulsel I dari dua menjadi tiga kursi pada pemilu mendatang.
“Yang dilakukan NasDem adalah tetap konsisten memperjuangkan kebutuhan rakyat. Mengurus rakyat mulai dari tingkat kelurahan, desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga tingkat provinsi,” ujar Syahar sapaan akrab Syaharuddin Alrif.
Bupati Sidrap itu meyakini partainya akan terus memperjuangkan kebutuhan rakyat dan menjaga dukungan masyarakat hingga Pemilu 2029.
“Maka dari itu, kita harus hadir di tengah masyarakat dan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Achmad Daeng Sere, mengungkapkan bahwa, ada ribuan masyarakat dari Dapil Sulsel menghadiri buka puasa yang digelar kediamannya.
“Dari persiapan awal, kami memperkirakan sekitar 5.000 orang. Namun teman-teman media bisa melihat sendiri, alhamdulillah mungkin sekitar 10.000 orang yang hadir,” ujar Daeng Se’re
Menurut Daeng Sere, tingginya kehadiran warga menunjukkan besarnya simpati masyarakat terhadap NasDem, khususnya di Takalar dan sekitarnya.
Dalam kegiatan itu, ia juga menyalurkan sekitar 1.000 Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa SD, SMP, SMA/SMK, dan sederajat.
“Bantuan itu berasal dari Fraksi NasDem DPR RI dan akan dibagikan melalui dapil serta jaringan DPRD kabupaten/kota sesuai kebutuhan daerah,” tutupnya.

Komentar