Wabup Pinrang Minta OPD Tinggalkan Program Rutinitas, Fokus pada Hasil Nyata

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 10 Juli 2026 16:33

Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., saat memimpin langsung Rapat Koordinasi Penyusunan Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pinrang.
Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., saat memimpin langsung Rapat Koordinasi Penyusunan Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pinrang.

Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pembangunan daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat harus diawali dengan perencanaan yang tepat dan didukung oleh data yang akurat.

Dengan perencanaan yang berbasis data, setiap program yang dijalankan Pemerintah akan lebih terarah, tepat sasaran, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., saat memimpin langsung Rapat Koordinasi Penyusunan Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Pinrang yang digelar di Ruang Rapat Bupati Pinrang, Jumat (10/7/2026).

Dalam arahannya, Wabup Sudirman mengungkapkan bahwa pembangunan daerah tidak boleh lagi hanya bertumpu pada asumsi, tetapi harus disusun berdasarkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, kualitas sebuah perencanaan sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh pemangku kepentingan dalam membaca, memahami, dan memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Pembangunan daerah harus berlandaskan pada perencanaan, dan perencanaan yang baik basisnya adalah data. Karena itu, kita harus memahami data agar setiap indikator pembangunan dapat dicapai,” ungkap Wabup Sudirman.

Dirinya melanjutkan, tujuan utama pembangunan bukan sekadar melaksanakan program, namun bagaimana program tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Indikator keberhasilan pembangunan, lanjutnya, dapat dilihat dari menurunnya angka kemiskinan, berkurangnya tingkat pengangguran, serta meningkatnya pendapatan masyarakat.

Oleh karena itu, Wabup Sudirman mengingatkan seluruh perangkat daerah agar mulai melakukan perubahan pola pikir dalam menyusun perencanaan.

Setiap program harus disusun berdasarkan analisis data yang matang sehingga anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan sampai terjadi repetisi program setiap tahun, tetapi tidak memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kita harus berubah dan terus berbenah. Menyusun perencanaan harus mampu membaca dan memahami data,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Sudirman juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) yang selama ini terus memberikan dukungan data kepada Pemerintah Kabupaten Pinrang.

Menurutnya, keberadaan data statistik yang akurat menjadi salah satu fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.

Dirinya berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pinrang dan BPS terus diperkuat sehingga kualitas data pembangunan semakin baik dan mampu menjadi dasar dalam merumuskan berbagai program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Mari kita membangun kesadaran untuk membaca dan memahami data. Dengan data yang baik, kebijakan yang diambil akan semakin tepat, pembangunan akan lebih efektif, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Pinrang,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 16:24
KONI Makassar Tantang Cricket Tambah Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Makassar periode 2026-2030 resmi dilantik dalam ac...
Nasional15 Oktober 2026 15:50
Negara Tak Boleh Kalah! Kapolri Perintahkan Kapolda Buru Bandar Narkoba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh Kapolda memetakan kampung-kampung yang menjadi sarang pered...
Ekonomi15 Oktober 2026 15:44
Utang RI Makin Bengkak! Tembus Rp8.248 Triliun pada Agustus 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$459,3 miliar atau sekitar Rp8.248 triliu...
Daerah15 Oktober 2026 15:29
Sidrap Jadi Kabupaten dengan Kemiskinan Terendah di Sulsel, Angkanya Turun Jadi 4,65 Persen
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2...