Wawali Makassar Fatmawati Rusdi Imbau Tidak Ada Lagi Kekerasan Terhadap Perempuan, Kesetaraan Gender Diperjuangkan

Nhico
Nhico

Kamis, 09 Maret 2023 10:37

Wawali Makassar Fatmawati Rusdi Imbau Tidak Ada Lagi Kekerasan Terhadap Perempuan, Kesetaraan Gender Diperjuangkan

Pedomanrakyat.com, Makassar – Memperingati Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD) yang jatuh setiap tanggal 8 Maret, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi menyerukan agar tidak ada lagi diskriminasi yang ditujukan kepada perempuan.

Seruan ini sejalan dengan tema IWD 2023 “Inovasi dan Teknologi untuk Kesetaraan Gender”.

Fatmawati mengatakan di era perkembangan teknologi modern masih banyak bias perbedaan perlakuan terhadap perempuan.

Hal ini perlu menjadi perhatian bagi semua elemen agar tidak lagi menjadikan perempuan sebagai objek eksploitasi. Apalagi saat ini, Fatma melihat peran perempuan di semua sektor sudah mampu berkiprah dan mengambil bagian dalam kemajuan peradaban.

Artinya, tidak ada lagi stereotipe atau anggapan bahwa perempuan tidak mampu dan terbatas dalam pergerakan.

“Kesetaraan harus dimiliki. Karena, perempuan memiliki kesempatan dan juga kemampuan yang sama di banyak bidang. Kita banyak melihat anggapan bahwa perempuan itu perannya terbatas,” ucapnya.

Wakil Wali Kota pertama di Kota Makassar ini juga mengatakan kesetaraan gender bukan hal yang tabu lagi untuk dibicarakan dan diperjuangkan.

Sebab sejalan dengan misi Danny-Fatma yakni restorasi ruang kota yang insklusif menuju kota nyaman kelas dunia yang ‘sombere’ dan ‘smart city’ untuk semua.

“Misi kami membuat kota ini dapat dihuni secara nyaman oleh semua orang tanpa adanya diskriminasi gender, usia, golongan suku dan ras,” sebutnya.

Tak hanya itu, Fatmawati juga menyebutkan peran perempuan itu sangat besar dalam menciptakan generasi-generasi penerus untuk kemajuan sebuah kota.

Khusus di Kota Makassar ini, Kata Fatma, peran perempuan dapat dilihat dalam menyukseskan program Pemkot Makassar seperti program Jagai Anakta.

Program ini membutuhkan peran besar seorang perempuan atau ibu dalam menjaga dan mendidik anaknya agar kelak menjadi pribadi yang bermanfaat.

Selanjutnya, peran perempuan bisa juga dilihat pada sektor ekonomi program Pemkot Makassar, yakni Lorong Wisata. Kebangkitan awal 1.096 lorong di Kota Makassar 90 persen dilakukan oleh perempuan.

Mulai penataan lorong, penanaman bibit, merawat, memanen hasil lorong hingga menghasilkan uang untuk kehidupan sehari-hari.

Ini menjadi bukti peran perempuan tidak hanya lingkup kecil saja namun dapat membangkitkan perekonomian dari bawah.

Karenanya, Fatma berharap di Hari Perempuan Internasional Tahun 2023 ini, perempuan banyak diberikan ruang dan kesempatan yang sama untuk berkembang dan mengambil peran dalam mendukung program Pemkot Makassar.

“Tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan. Saya tekankan itu. Saya ajakki semua perempuan di Kota Makassar untuk bisa lebih berkontribusi, mengasah skill dan mengawal program Pemkot Makassar. Dan juga menunjukkan kemampuannya bahwa perempuan tidak lemah dan bisa melakukan banyak hal,” harapnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Oktober 2026 22:25
Di Forum Internasional ARNEC, Appi Ungkap Strategi Makassar Bangun Generasi Sehat & Pendidikan Usia Dini
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali tampil di panggung Internasional untuk membagikan praktik baik pemba...
Daerah21 Oktober 2026 21:23
Sambil Pimpin Sidrap, Syaharuddin Alrif Dalami Strategi Porang Lewat Disertasi Doktor
Pedomanrakyat.com, Makassar – Di tengah kesibukannya memimpin Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Bupati Syaharuddin Alrif terus mengembangkan kap...
Metro21 Oktober 2026 20:21
Gubernur Andi Sudirman Resmikan Jalan Burung-Burung–Bili-Bili
Pedomanrakyat.com, Gowa – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan ruas jalan Burung-Burung–Bili-Bili sepanjang 6,95 kilo...
Opini21 Oktober 2026 19:25
Luka pada Angka: Naik Kelas Otomatis
Oleh: Zaid Buri Prahastyo, Guru BK SMK Darussalam Makassar Pedomanrakyat.com, Makassar – Belakangan ini, wacana mengenai penghapusan sistem “o...