Andi Rachmatika Dewi Dukung Gagasan “Museum Terbuka” Lewat Mural Sejarah di SMAN 8 Makassar

Muh Saddam
Muh Saddam

Minggu, 24 Mei 2026 19:16

Ketua DPRD Sulawesi Selatan, drg Andi Rachmatika Dewi.
Ketua DPRD Sulawesi Selatan, drg Andi Rachmatika Dewi.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Sulawesi Selatan, drg Andi Rachmatika Dewi, mendorong hadirnya mural sejarah bertema maritim di kawasan Tallo sebagai sarana edukasi bagi generasi muda.

Politisi yang akrab disapa Cicu itu menyampaikan dukungannya terhadap gagasan warga yang ingin menghadirkan “museum terbuka” melalui mural sejarah di tembok SMAN 8 Makassar. Ide tersebut dicetuskan oleh seorang pensiunan guru bernama Natsir yang prihatin terhadap minimnya literasi sejarah bahari di kalangan pelajar.

Dukungan itu disampaikan Cicu usai menghadiri kegiatan pengawasan APBD 2026 di Jalan Baji Iman, Kelurahan Bongayya, Kecamatan Tamalate, Ahad malam, 24 Mei 2026.

“Ini sesuatu hal yang sangat bagus sekali dan perlu kita apresiasi. Ada masyarakat yang sadar wisata dan ingin membuat mural di salah satu aset pemerintah, khususnya di tembok SMA 8,” ujar Cicu.

Menurutnya, mural tersebut nantinya akan menggambarkan visualisasi alat transportasi laut zaman dahulu hingga rekam jejak pelayaran yang menjadi identitas masyarakat Sulawesi Selatan sejak masa lampau.

Tak hanya menghadirkan nilai estetika, proyek mural itu juga akan melibatkan siswa SMAN 8 Makassar dalam proses pengerjaannya. Para seniman dan komunitas kreatif akan membuat sketsa gambar, sementara para pelajar ikut berpartisipasi dalam proses pewarnaan dan menggambar.

“Komunitas ini akan mengajak anak-anak SMA untuk ikut serta menggambar di situ. Jadi, komunitas yang membuat sketsanya, lalu anak-anak akan ikut berpartisipasi mewarnai dan menggambar. Ini kolaborasi yang sangat bagus,” tambahnya.

Cicu menilai keterlibatan pelajar dalam proyek tersebut menjadi langkah positif untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah dan budaya daerah sejak dini.

Sementara itu, Natsir mengatakan ide mural sejarah lahir dari keprihatinannya melihat minimnya perhatian terhadap sejarah bahari lokal, padahal wilayah Kerajaan Gowa-Tallo memiliki rekam jejak maritim yang kuat.

Menurut dia, konsep edukasi sejarah berbasis mural diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh generasi muda.

“Hal-hal seperti ini kan belum pernah dijamah masyarakat umum. Dalam artian, kepedulian terhadap kesejarahan itu susah dan sangat jarang ditemukan. Itu yang mendorong saya supaya kesejarahan, seni, dan budaya di sini tetap diabadikan,” ungkap Natsir.

Ia berharap mural sejarah tersebut nantinya tidak hanya mempercantik kawasan pendidikan di Tallo, tetapi juga menjadi ruang belajar terbuka yang edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga29 Agustus 2026 13:34
Ismail Benahi Tata Kelola Keuangan KONI Makassar, 70 Persen Anggaran Disiapkan untuk Cabor
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar mulai memperkuat fondasi organisasi untuk menjaga keberlanjuta...
Ekonomi29 Agustus 2026 08:48
Aliyah Mustika Ilham Dukung GATF GUTF 2026, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menilai pelaksanaan Garuda Indonesia Sales Exhibition (GATF GUTF) 2026...
Metro28 Agustus 2026 21:23
Munafri Buka Makassar Cooperative Expo 2026, Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Makassar Cooperative Expo 2026, di Gedung Manunggal, J...
Daerah28 Agustus 2026 20:24
Bupati Irwan dan Ketua Kwarcab Ani Nurbani Perkuat Semangat Kemanusiaan Lewat Donor Darah
Pedomanrakyat.com, Lutim – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Sekretariat Kwartir...