Banjir dan Longsor Landa Purworejo Jateng, 32 Desa Terdampak-6.085 Warga Mengungsi

Nhico
Nhico

Kamis, 17 Maret 2022 10:41

Banjir Purwerojo.(F-INT)
Banjir Purwerojo.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Purwerojo – Banjir dan longsor melanda wilayah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (16/3). Tercatat 32 desa di 7 kecamatan terdampak banjir.

“Sedangkan wilayah yang terdampak longsor ada 6 desa di 4 kecamatan,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Kamis (17/3).

Abdul menyebut sekitar 11.115 jiwa dari 2.924 KK terdampak banjir. Sedangkan yang terdampak longsor ada 7 KK. Dari angka tersebut, sebanyak 6.085 jiwa dari 1.518 KK terpaksa harus mengungsi.

Sementara itu, sedikitnya 2.924 rumah terendam banjir dengan tinggi muka air antara 80 sampai 100 sentimeter.

“Selanjutnya 7 unit rumah warga terdampak longsor dan ruas jalan di Desa Giyombong tertutup material longsor sehingga menghambat aktivitas dan mobilitas warga,” ujar dia.

Abdul kemudian merinci 32 desa yang terdampak banjir, yakni Desa Wingkosangrahan, Desa Wingkomulyo, Desa Kaliwungukidul, Desa Tunjungan, Desa Wonoroto, Desa Ringgit, dan Desa Wingkosigromulyo di Kecamatan Ngombol.

Berikutnya Desa Dlangu, Desa Wironatan, Desa Klepu, Desa Kedungmulyo, Desa Rowodadi dan Desa Langenrejo di Kecamatan Butuh. Selanjutnya Desa Tangkisan, Desa Pogungkalangan, Desa Pogulurutengah, Desa Kradegan, Desa Bayan, dan Desa Pogungrejo di Kecamatan Bayan.

Desa Bapangsari di Kecamatan Bagelan, Desa Katerban di Kecamatan Kutoarjo, Desa Trimulyo, Desa Bendungan, dan Desa Rowodadi di Kecamatan Grabag.

Kemudian Desa Wonoyoso, Desa Tasikmadu, Desa Kendalrejo, Desa Sikambang, Desa Kalimati, Desa Tanjungrejo, Desa Petuguran, dan Desa Sumber di Kecamatan Pituruh.

Sedangkan untuk wilayah terdampak longsor meliputi Desa Kaliurip di Kecamatan Kemiri, Desa Kalisemo di Kecamatan Leano, Desa Plipiran, Desa Giyombong, Desa Watuduwur di Kecamatan Bruno, dan Desa Redin di Kecamatan Gebang.

“Belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa, total kerugian masih dalam proses pendataan lebih lanjut,” ujar dia.

Banjir ini terjadi setelah hujan dengan intesitas lebat mengguyur wilayah Kabupaten Purworejo sehingga memicu luapan lima sungai besar, yakni Sungai Bogowonto, Sungai Blangu, Sungai Jali, Sungai Dulang, dan Sungai Kebang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo bersama tim gabungan dari lintas instansi terkait telah melakukan kaji cepat, evakuasi dan pertolongan warga, serta menyiapkan tempat pengungsian.

BPBD juga telah mendistribusikan kurang lebih 2.500 hingga 3.000 nasi bungkus kepada warga di pengungsian maupun yang terdampak di rumah.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Agustus 2026 23:28
Buka Citra Beauty Fair 2026, Aliyah Ilham Ingatkan Masyarakat Cermat Pilih Produk Kecantikan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, membuka secara resmi Citra Beauty Fair 2026 yang digelar oleh Citra Ko...
Nasional26 Agustus 2026 22:25
Tiga Minggu Hadapi Karhutla, Kemenhut Perkuat Dukungan Kesehatan dan Keselamatan Manggali Agni
Pedomanrakyat.com, Pontianak – Hampir tiga minggu personel Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Pontianak berjibaku mengendalikan kebakaran huta...
Berita26 Agustus 2026 21:32
Selain Kasus di Kepolisian dan Usulan Pemakzulan, Bupati Gowa juga Dipanggil BKN Soal Penonaktifan
Pedomanrakyat.com, Gowa – Belum selesai proses usulan pemakzulan yang saat ini sudah masuk di Mahkamah Agung, dan tiga kasus hukum yang ditangan...
Edukasi26 Agustus 2026 20:23
Beasiswa Kalla 2026 Jangkau 1.236 Pendaftar, 64 Mahasiswa Lolos Gelombang Pertama
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebanyak 64 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Sulawesi dan Jawa dinyatakan lolos hingga tahap akhir Beasiswa Kall...