Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045: Perempuan Lutim Pamer Karya di Women Entrepreneurship Expo ‎

Nhico
Nhico

Jumat, 09 Januari 2026 14:18

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045: Perempuan Lutim Pamer Karya di Women Entrepreneurship Expo ‎

Pedomanrakyat.com, Lutim – ‎Guna mendukung penguatan dan keberlanjutan usaha 29 kelompok bisnis yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Luwu Timur, digelar Women Entrepreneurship Expo & Talkshow di Pasar Selaras, Desa Bonepute, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (08/01/2026).

‎Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Luwu Timur Maju dan Sejahtera”, kegiatan ini menjadi wujud implementasi penguatan dan keberlanjutan usaha kelompok, sekaligus menghimpun informasi dari para penyedia layanan sebagai dasar perencanaan pengembangan usaha berkelanjutan.
‎
‎Mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perempuan berdaya, anak terlindungi, dan Luwu Timur sejahtera adalah satu kesatuan yang saling terkait dan inklusif.
‎
‎“Ketika seorang ibu, seorang perempuan, menjadi kuat secara ekonomi dan percaya diri, dampak terbesarnya adalah pada generasi penerus, di mana tujuan akhirnya adalah Luwu Timur Maju dan Sejahtera,” ujar Aini Endis dengan penuh semangat.
‎
‎Ia menegaskan, setiap perempuan yang berdaya secara ekonomi adalah aset daerah. Mereka mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan roda perekonomian dari tingkat rumah tangga, serta membangun ketahanan keluarga.

Sulawesi Cipta Forum (SCF) sebagai mitra pelaksana lapangan program Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan Save the Children saat ini bekerja di 28 desa dampingan PT Mars.
‎
‎Di program perlindungan anak, salah satu capaian penting adalah terbentuknya Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di 20 desa, yang kemudian direplikasi hingga kini menjadi 51 desa yang telah memiliki PATBM.
‎
‎Pada bidang pemberdayaan perempuan, program dijalankan melalui kelompok-kelompok perempuan yang belajar literasi keuangan dan mempraktikkannya melalui skema VSLA (Village Saving and Loan Association). Hingga awal Januari 2026, telah terbentuk 93 kelompok menabung yang tersebar di 28 desa, dengan akumulasi total tabungan lebih dari Rp5 miliar.
‎
‎Melalui expo ini, jaringan usaha para penggerak ekonomi keluarga diharapkan semakin meluas. Selain itu, peserta juga memperoleh tambahan wawasan dan motivasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
‎
‎Turut hadir dalam kegiatan expo ini antara lain: Staf Ahli Bidang III TP-PKK Provinsi Sulsel, Dra. Hj. Sufriaty mewakili Ketua TP PKK Provinsi Sulsel sebagai narasumber; Staf Ahli TP-PKK Lutim, Hj. Haslinda Wahab; Kepala Disdagkop Lutim, Senfry Oktovianus; perwakilan PLUT Disdagkop Provinsi Sulsel, Yusri; serta perwakilan PT Mars, Mutmainnah.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 September 2026 22:30
Andi Sudirman Paparkan Capaian Digitalisasi Keuangan Sulsel di Forum Nasional FEKDI x IFSE 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjadi narasumber dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indones...
Metro25 September 2026 22:24
Konsep RTH Sepanjang Pedestrian Jalan Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Siapkan Pohon “Natif” Lokal Sulawesi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, tak ingin revitalisasi pedestrian Kajaolalido-Thamrin hanya berorientasi pada pembanguna...
Metro25 September 2026 22:04
DPRD Sulsel Sudah 2 Tahun Bertugas, Cicu: Masih Ada 3 Tahun untuk Mengabdi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dua tahun menjalankan masa jabatan, DPRD Sulawesi Selatan menghadapi beragam dinamika dan aspirasi masyarakat yang dis...
Metro25 September 2026 21:23
Jalan Kajaolalido-Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Terintegrasi di Pusat Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mulai merevitalisasi kawasan pedestrian di Jalan Kajao...