Demo Tolak Pemekaran Papua Ricuh, 5 Polisi Termasuk Seorang Perwira Luka Hingga Bersimbah Darah

Nhico
Nhico

Jumat, 11 Maret 2022 18:34

Demo Tolak Pemekaran Papua Berakhir ricuh.(F-INT)
Demo Tolak Pemekaran Papua Berakhir ricuh.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Demo mahasiswa menolak pemekaran Papua atau Daerah Otonomi Baru (DOB) di depan kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, berakhir ricuh. Lima polisi, termasuk seorang perwira mengalami luka-luka akibat tindakan anarkistis massa.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengatakan demo tersebut tidak mengantongi izin kepolisian. Pihaknya tidak pernah mengeluarkan rekomendasi dari aksi para mahasiswa Papua.

“Jadi catatan, mereka lakukan aksi tanpa pemberitahuan dan tanpa rekomendasi dari pihak kepolisian,” kata Hengki kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).

Hengki mengatakan ada beberapa pelanggaran yang dilakukan para peserta demo hingga akhirnya menyebabkan kericuhan. Pertama, para peserta aksi mencoba mendekat ke Istana Negara.

“Ada ketentuan dalam pasal 9 UU 98 bahwa terhadap objek vital nasional itu adalah 500 meter. Dan pagar luar istana itu adalah 100 meter. Apa yang terjadi? Mereka menempel di gedung belakang istana,” jelas Hengki.

Menurut Hengki, pihaknya telah melakukan pengamanan secara profesional. Polisi melakukan pengamanan secara persuasif, agar massa tidak mendekati istana.

Namun, imbauan aparat polisi tidak digubris. Peserta aksi justru melakukan penutupan jalan.

“Mereka tidak taati peraturan yang berlaku, di mana yang bersangkutan sudah kita imbau bergeser ke tempat yang sudah kita tentukan. Tetapi menolak bahkan menutup jalan,” tutur Hengki.

Aksi anarkis peserta demo memuncak hingga melakukan pemukulan kepada anggota polisi. Total ada lima polisi termasuk Kasat Intel Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Ferikson Tampubolon yang menjadi korban penganiayaan.

Menurut Hengki, anggotanya kini masih menjalani perawatan. Namun, AKBP Ferikson sempat pingsan di rumah sakit.

“Anggota kami yang terluka saat ini Kasat Intel ada di RS Tarakan sedang ditangani secara intensif mengalami luka-luka dan tadi sempat tidak sadarkan diri. Kemudian juga terhadap anggota kita yang lain sedang dalam perawatan dari Biddokkes Polres Jakpus,” terang Hengki.

Sejumlah orang kini telah diamankan ke Polda Metro Jaya terkait demo ricuh mahasiswa Papua. Polisi tengah mengalami peran para peserta aksi hingga menyebabkan kericuhan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 Juli 2026 14:34
Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Layak Disebut Bapak Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Sulsel, Mizar Roem, memberikan apresiasi terhadap jawaban Gubernur Sulsel, Andi ...
Politik02 Juli 2026 14:25
Panitia Musda XI Golkar Sulsel Tunggu Jadwal Ketum Bahlil, Hotel dan Teknis Sudah Siap
Pedomanrakyat.com, Makassar – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Musda...
Daerah02 Juli 2026 14:17
Sekda Lutim Tekankan Sinergi OPD untuk Capai Target PAD 2026
Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat upaya peningkatan Pendapatan A...
Metro02 Juli 2026 13:59
Gubernur Sulsel Sampaikan Jawaban Ranperda Pertanggunganjawaban APBD 2025, Sejumlah Fraksi DPRD Beri Apresiasi
Pedomanrakyat.com, Makassar- Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan komitmen Pemprov Sulsel terus memperkuat tata kelola keua...