Desy Ratnasari Minta Polisi Tangkap Pendeta Minta Menag Hapus 300 Ayat Al Qur’an

Nhico
Nhico

Jumat, 18 Maret 2022 14:18

Desy Ratnasari. (F-INT)
Desy Ratnasari. (F-INT)

Pedomanrakyat.jakarta – Aktris sekaligus Ketua PAN Jawa Barat, Desy Ratnasari meminta polisi menangkap pendeta, Saifuddin Ibrahim.

Saifuddin, sebelumnya meminta pemerintah menghapus 300 ayat Al-Qur’an yang dinilainya memicu sikap radikal hingga membenci orang lain yang berbeda agama.

Bintang film Olga dan Sepatu Roda mengunggah foto diri bersama logo Partai Amanat Nasional di akun Instagramnya, Jumat, 18 Maret 2022. Di foto poster itu tertulis, “PAN desak aparat tangkap pendeta yang minta 300 ayat Al-Qur’an dihapus.”

Pendeta Saifuddin Ibrahim atau Abraham Ben Moses adalah mantan ustad di Pesantren Darul Arqom, Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Saifudin juga pernah mengajar di Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, milik Syekh AS Panji Gumilang. Ia memutuskan masuk Kristen dan beralih menjadi pendeta. Saifuddin juga menikah lagi dengan Sarah, setelah istri pertamanya meninggal.

Saifuddin pernah ditangkap polisi pada 5 Desember 2017 karena penistaan agama. Ia dianggap menghina Nabi Muhammad SAW melalui unggahan di akun Facebook miliknya.

Pengadilan Negeri Tangerang memvonis Saifuddin 4 tahun penjara pada 2018.

Baru keluar dari penjara, Saifuddin yang kini mengaku berada di Amerika Serikat meminta pemerintah agar menghapus 300 ayat Al-Qur’an. Dia juga meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatur kembali kurikulum di pondok pesantren karena dinilai menjadi sumber sikap radikal dan intoleransi di Indonesia.

Atas permintaan aneh itu, Desy pun mengecam pendeta tersebut yang menyatakan pesantren sebagai sarang teroris.

“Saya meminta aparat penegak hukum harus segera menindak tegas terkait pernyataannya,” tulis ibu satu anak ini.

“Tidak pada tempatnya tokoh agama mengeluarkan statement terkait kitab suci umat lain.”

Selain menjadi ketua PAN Jawa Barat, Desy Ratnasari juga merupakan anggota DPR RI selama dua periode sejak 1 Oktober 2014.

Ia juga menjadi dosen psikologi di Universitas Atmajaya Jakarta dan saat ini tengah menempuh studi doktoral psikologi di Universitas Indonesia.

Di luar kesibukannya di partai, Desy masih bermain film. Terakhir, ia ikut membintangi film Buya Hamka dan Keluarga Slamet produksi Falcon Pictures yang hingga kini belum diputar di bioskop.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 September 2026 16:25
Jamkrida-Askrida Tak Setor Dividen 2026, Patudangi Azis Ungkap Dampaknya ke Pendapatan Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi C DPRD Sulawesi Selatan menyoroti belum adanya setoran dividen 2026 dari dua perusahaan yang berkaitan dengan k...
Ekonomi25 September 2026 15:21
Sekda Makassar Tinjau KDKMP di Mangasa, Pastikan Sarpras Gedung Sesuai Aturan
Pedomanrakyat.com, Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membentuk tim gabungan untuk memverifikasi aset dan fisik bangunan Koperasi Desa/Kel...
Metro25 September 2026 14:45
Direksi hingga Staf Perumda Air Minum Makassar Turun Bersihkan Saluran Air Baku
Pedomanrakyat.com, Makassar – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Siru...
Metro25 September 2026 12:59
TP PKK Makassar Dalami Model Pemberdayaan Perajin di Kampung Batik Cibuluh
Pedomanrakyat.com, Makassar — Tim Penggerak PKK Kota Makassar berkunjung ke Kampung Batik Cibuluh, Kota Bogor, untuk melihat langsung pengembangan k...