Legislator NasDem DPRD Sulsel Cicu Lakukan Konsultasi Publik soal Pengelolaan Sampah Regional

A. Zafran
A. Zafran

Minggu, 30 Mei 2021 21:27

Ketua Komisi B DPRD Sulsel dari Fraksi NasDem, A Rachmatika gelar konsultasi publik soal pengelolaan sampah regional
Ketua Komisi B DPRD Sulsel dari Fraksi NasDem, A Rachmatika gelar konsultasi publik soal pengelolaan sampah regional

Pedoman Rakyat, Makassar – Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi menggelar konsultasi publik di Warkop Papa Ong, Minggu (30/5/2021). Kegiatan ini dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengelolaan Sampah Regional.

Cicu—sapaan akrabnya, menjelaskan, konsultasi publik merupakan kegiatan baru dari DPRD Provinsi Sulsel. Tujuannya, menerima masukan masyarakat dan stakeholder terkait Perda yang nantinya digodok di DPRD.

Sponsored by ADVERTNATIVE

“Hari ini, ranperda yang akan masuk dalam pembahasan di DPRD tentang Pengelolaan Sampah Regional. Kita lakukan konsultasi publik untuk merumuskan seperti apa poin yang akan dimasukan dalam Perda,” jelas Cicu.

Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini mengatakan, persoalan sampah menjadi masalah serius di semua daerah. Sehingga, regulasi ini akan diperjelas tugas pokok dan fungsi pemerintah Kabupaten dan Kota dalam mengelola sampah.

“Perda inilah yang akan mengatur semuanya. Meski kami di provinsi tidak memiliki wilayah pengelolaan sampah tapi dengan adanya Perda ini menjadi rumah besar bagi pemkab dan pemkot di Sulsel,” ungkapnya.

Artinya, sambung Ketua NasDem Makassar ini, jangan lagi ada masyarakat atau pemerintah antar kota dan kabupaten di Sulsel ribut mengenai soal sampah. Harapannya, semua daerah bisa bersinergi mengatasi persoalan sampah ini.

“Inilah yang akan kami bahas mengenai aturan dalam pengendalian sampah regional,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Aminuddin menjelaskan, ranperda pengelolaan sampah regional mesti dipercepat. Sebab, masalah tentang sampah merupakan isu seluruh negara di dunia.

“Data terakhir, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah terbesar kedua dunia. KLKH instruksikan semua daerah bergerak tuntaskan soal sampah, termasuk Sulsel,” jelas Aminuddin.

Menurut Perumus Naskah Akademik Ranperda ini, persoalan paling sulit di koordinasikan berada ditingkat Kabupaten dan Kota. Sehingga, Perda ini diharapkan bisa menjadi kontrol terkait pengendalian sampah di daerah.

“Efek paling dampak soal sampah itu berada di Kota Makassar. Buktinya, produksinya mencapai ribuan ton perhari. Sehingga, kenapa di Ranperda ini kewenangan Provinsi mengontrol pengendalian sampah,” tukasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal15 Juni 2021 20:31
Sakit Hati, Karyawan Indomaret di Makassar Bakar Toko dan Curi Uang
Sakit Hati, Karyawan Indomaret di Makassar Bakar Toko dan Curi Uang...
Metro15 Juni 2021 19:25
Disdik Makassar Jamin PPDB Online 2021 Lancar
Disdik Makassar Jamin PPDB Online 2021 Lancar...
Nasional15 Juni 2021 18:30
BPS: Ekspor Pertanian Januari-Mei 2021 Naik 13,39 Persen
BPS: Ekspor Pertanian Januari-Mei 2021 Naik 13,39 Persen ...
Ekonomi15 Juni 2021 17:04
Permintaan Luhut: Kita Jangan Marah-marah Terus Sama China
Pedoman Rakyat, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar jangan terus marah-marah soa...