Menhut Raja Antoni Evaluasi Standar Kebutuhan Personel-Peralatan Manggala Agni Hadapi Karhutla

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 15 Juli 2026 22:29

Menhut Raja Juli Antoni mengevaluasi standar kebutuhan personel dan peralatan Manggala Agni sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan menghadapi karhutla.
Menhut Raja Juli Antoni mengevaluasi standar kebutuhan personel dan peralatan Manggala Agni sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan menghadapi karhutla.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengevaluasi standar kebutuhan personel dan peralatan Manggala Agni sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Evaluasi ini dilakukan agar Manggala Agni dapat bekerja secara optimal dan aman saat menjalankan tugas.

Hal ini disampaikan Menhut Raja Antoni dalam rapat bersama jajaran Ditjen Gakkum Kemenhut di Kantor Kemenhut, Selasa (7/7/2026).

Raja Antoni mengatakan perlu adanya penyusunan kebutuhan minimum yang harus dimiliki Manggala Agni untuk menjadi dasar dukungan operasional penanggulangan karhutla.

“Dibuat dari tapak apa yang kita sebut Minimum Essential Cost kalau dipertahanan itu kan, minimum apa supaya Manggala Agni ini sudah equipped dengan sesuatu yang tidak membahayakan nyawa, fisik, dan dengan segera mungkin ada peralatan,” ujar Menhut Raja Antoni.

Selain peralatan, Menhut Raja Antoni juga mengevaluasi berbagai langkah pencegahan karhutla, termasuk kebutuhan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan pemantauan tinggi muka air tanah (TMAT) di daerah-daerah rawan.

Evaluasi dilakukan agar setiap langkah pengendalian disusun berdasarkan kondisi di lapangan dan kebutuhan riil.

“OMC cuma dua kali awal Januari misalkan, bikin 5 bikin 7, berapa yang bener-bener (diperlukan). Tapi sekali lagi Government diperbaiki, TMATnya dilihat bener nggak air di Riau di Kalbar itu sudah di bawah itu,” kata Menhut Raja Antoni.

Raja Antoni menegaskan penggunaan anggaran penanggulangan karhutla harus dilakukan secara cermat dan terukur.

Ia meminta seluruh kebutuhan dihitung secara detail sehingga setiap dukungan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan petugas di lapangan.

“Hati-hati banget, jangan aji mumpung. Hitung secara betul apa yang diperlukan oleh teman-teman di lapangan,” kata Raja Antoni.

Lebih lanjut, Raja Antoni menekankan evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem penanggulangan karhutla secara berkelanjutan.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional15 Oktober 2026 23:26
Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL
Pedomanrakyat.com, ​Ketapang – Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan menyelidiki temuan tengkorak yang ...
Metro15 Oktober 2026 22:24
Wali Kota Munafri Sabet Grand Baznas Award 2026, Target Makassar Jadi Kota Filantropi Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat pengelolaan zakat dan membangun kepedulian sosial kembali mendap...
Politik15 Oktober 2026 21:21
PSI Sulsel Panaskan Mesin Partai di Toraja Utara, Syamsir: Kemenangan Harus Diperjuangkan
Pedomanrakyat.com, Toraja Utara – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan terus memperkuat konsolidasi internal dengan menyambangi kader...
Nasional15 Oktober 2026 20:24
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...