Pedomanrakyat.com, Maros — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros mencapai Rp255 miliar hingga akhir Agustus 2026 atau 73,56 persen dari target Rp347 miliar.
Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Evaluasi PAD yang digelar Pemkab Maros di Ruang Marusu, Kantor Bupati Maros, Rabu (16/9/2026).
Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur mengatakan sejumlah OPD telah melampaui target, di antaranya Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga yang mencapai 197 persen serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebesar 144 persen. Bapenda juga telah merealisasikan Rp180 miliar atau 74 persen dari target Rp243 miliar.
Baca Juga :
Namun, enam OPD masih mencatat capaian di bawah 70 persen, yakni Dinas Pertanian Tanaman Pangan 40 persen, Kopurindag 41 persen, Perikanan 56 persen, Pekerjaan Umum 59 persen, Perhubungan 68 persen, dan Kesehatan 69 persen.
Muetazim meminta OPD tersebut meningkatkan penagihan agar pada evaluasi September capaian dapat mencapai atau mendekati 70 persen. “Kita harus pacu supaya di rapat koordinasi periode September bisa mencapai atau mendekati angka 70 persen,” ujarnya.
Sementara itu, penerimaan PBB baru mencapai sekitar Rp33 miliar atau 69,71 persen dari target Rp47 miliar. Pemkab Maros akan memperkuat penagihan dengan melibatkan lurah dan kepala desa, selain camat.

Komentar