PKK Parepare Apresiasi Peluncuran Posyandu Jiwa, Serukan Penghapusan Stigma ODGJ

Nhico
Nhico

Rabu, 23 Juli 2025 08:12

PKK Parepare Apresiasi Peluncuran Posyandu Jiwa, Serukan Penghapusan Stigma ODGJ

Pedomanrakyat.com, Parepare — Tim Penggerak PKK Kota Parepare mengapresiasi langkah Yayasan Cahaya Pelita Sehati yang meluncurkan Posyandu Kesehatan Jiwa di Jalan Panti Asuhan No. 47, Kelurahan Ujung Lare, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa (22/7/2025).

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Parepare, dr. Andi Arfiah Tasming, yang hadir bersama sejumlah pengurus dalam kegiatan peluncuran tersebut.

Yayasan Cahaya Pelita Sehati merupakan lembaga yang bergerak di bidang pelayanan kemanusiaan, kesehatan jiwa, dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Fokus utamanya adalah pendampingan dan pemulihan sosial bagi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di tengah masyarakat.

Ketua Yayasan Cahaya Pelita Sehati, Naomi Sampeangin, mengatakan bahwa kehadiran Posyandu ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan jiwa kepada masyarakat, mempercepat proses pemulihan sosial, serta memperkuat dukungan keluarga terhadap ODGJ.

“Kami berharap Posyandu Kesehatan Jiwa ini menjadi wadah pelayanan terpadu yang mampu menjawab kebutuhan dasar ODGJ secara komprehensif, baik dari sisi medis, psikososial, maupun pemberdayaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Parepare, dr. Andi Arfiah Tasming, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Yayasan Cahaya Pelita Sehati, yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara inklusif.

“Alhamdulillah, kami mendukung penuh peluncuran Posyandu Kesehatan Jiwa atau Posyandu ODGJ ini. Ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk memperkuat pelayanan kesehatan jiwa di Kota Parepare,” kata Arfiah dalam sambutannya.

Ia menambahkan, Posyandu ODGJ ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam layanan promotif, preventif, dan kuratif bagi masyarakat, khususnya dalam menangani persoalan kesehatan jiwa.

“Melalui posyandu ini, kita berharap tercapainya tiga hal penting: Pertama, aksesibilitas—masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan jiwa seperti deteksi dini, konsultasi, dan rujukan. Kedua, keterjangkauan—layanan harus dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Ketiga, pendampingan—ODGJ dan keluarganya harus mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan dalam proses pemulihan,” jelasnya.

Arfiah juga menyoroti tantangan besar berupa stigma negatif terhadap ODGJ di masyarakat. Menurutnya, Posyandu ODGJ tidak hanya hadir untuk memberikan layanan medis, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan sosialisasi untuk mengikis stigma tersebut.

“Keberhasilan Posyandu ini tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga pada partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaik, membangun komunikasi yang baik dengan ODGJ dan keluarganya, serta terus menguatkan solidaritas sosial di Kota Parepare,” pungkasnya.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Hiburan26 September 2026 07:08
Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Weekday Funventure, Rekreasi Rombongan Mulai Rp50 Ribu
Pedomanrakyat.com, Makassar – Menikmati waktu bersama dalam suasana yang lebih seru kini bisa dilakukan di hari kerja. Bugis Waterpark Adventure...
Metro25 September 2026 23:30
Andi Sudirman Paparkan Capaian Digitalisasi Keuangan Sulsel di Forum Nasional FEKDI x IFSE 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjadi narasumber dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indones...
Metro25 September 2026 22:24
Konsep RTH Sepanjang Pedestrian Jalan Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Siapkan Pohon “Natif” Lokal Sulawesi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, tak ingin revitalisasi pedestrian Kajaolalido-Thamrin hanya berorientasi pada pembanguna...
Metro25 September 2026 22:04
DPRD Sulsel Sudah 2 Tahun Bertugas, Cicu: Masih Ada 3 Tahun untuk Mengabdi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dua tahun menjalankan masa jabatan, DPRD Sulawesi Selatan menghadapi beragam dinamika dan aspirasi masyarakat yang dis...