Raker Pokja PAUD 2025, Melinda Aksa Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Anak Makassar

Nhico
Nhico

Kamis, 12 Juni 2025 10:42

Raker Pokja PAUD 2025, Melinda Aksa Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Anak Makassar

Pedomanrakyat.com, Makassar – Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan, pendidikan anak usia dini harus menjadi prioritas lintas sektor, agar seluruh anak mendapat layanan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan sejak usia dini.

Pernyataan ini disampaikan saat membuka Rapat Kerja (Raker) Pokja Bunda PAUD Kota Makassar Tahun Anggaran 2025, di Hotel Novotel Makassar, Rabu (11/6/2025).

Mengusung tema “Pendidikan Anak Usia Dini yang Bermutu, Menuju Makassar yang Maju dan Sejahtera”, kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta jajaran pengurus Pokja.

Dalam sambutannya, Melinda Aksa mengatakan, pendidikan anak usia dini harus menjadi prioritas bersama.

Menurutnya, masa kanak-kanak adalah fondasi dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kepribadian generasi penerus.

“Raker ini bukan sekadar agenda tahunan, tapi ruang menyamakan persepsi dan menyatukan langkah, agar program yang dilahirkan benar-benar berdampak,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, jumlah anak usia dini di Makassar diperkirakan mencapai 150 hingga 190 ribu jiwa.

Dengan populasi sebesar itu, layanan PAUD harus terstruktur dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Sebagai kota besar, Makassar menghadapi tantangan kompleks. Di sinilah pentingnya peran Pokja Bunda PAUD, dalam memastikan semua anak mendapat layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sejak dini,” tambahnya.

Melinda juga menyoroti perlunya integrasi antar sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, hingga penguatan peran keluarga.

Menurutnya, pendekatan lintas sektor lebih efektif, dalam menjawab kebutuhan anak secara menyeluruh.

“Program ke depan harus relevan, inovatif, dan sesuai kebutuhan masyarakat, termasuk mendorong pencegahan stunting, serta memastikan tumbuh kembang anak secara optimal,” tegasnya.

Ia berharap, Pokja Bunda PAUD menjadi motor penggerak lahirnya kebijakan dan program kerja yang berkelanjutan.

Kolaborasi antara pemerintah, lembaga PAUD, kader posyandu, dan masyarakat luas juga dinilainya sangat penting.

“Saya ingin Pokja ini aktif, responsif, dan terus belajar serta berinovasi. Kualitas layanan PAUD bukan hanya soal sarana, tapi juga soal kepedulian dan sentuhan hati,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menegaskan, pengembangan layanan PAUD harus sejalan dengan visi Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Menurutnya, “unggul” berarti peningkatan kompetensi pendidik, kurikulum yang mutakhir, dan lingkungan belajar yang kondusif. “Inklusif” menekankan pemerataan akses pendidikan tanpa diskriminasi.

“Aspek ‘aman’ berarti melindungi anak dari kekerasan dan menciptakan lingkungan ramah anak.

Sementara ‘berkelanjutan’ mengacu pada kesinambungan program lintas periode,” jelasnya.

Ia berharap, Raker Pokja ini dapat melahirkan gagasan segar, yang menjawab tantangan di lapangan. Pendidikan anak usia dini, katanya, tidak bisa dijawab dengan pendekatan biasa.

“Anak-anak kita hidup di era digital. Program PAUD harus adaptif dan mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Titin Florentina Purwasetiawatik, dalam sesi pemaparan menyampaikan tugas umum, indikator kinerja, serta peran strategis Pokja, dalam mendukung implementasi PAUD Holistik Integratif.

Ia menegaskan, Pokja Bunda PAUD berperan mendukung kebijakan nasional, termasuk program Wajib Belajar PAUD 1 Tahun sebagai bagian dari Wajib Belajar 13 Tahun. Layanan untuk anak usia 5–6 tahun harus menjadi prioritas daerah.

“Kita harus dorong PAUD bermutu untuk semua. Bunda PAUD harus jadi penggerak, penginspirasi, dan pemersatu dalam memberikan yang terbaik bagi anak-anak,” ujar Titin.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan rencana kerja tahunan, penjadwalan kegiatan, serta diskusi antar bidang dalam mematangkan program kerja.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi26 September 2026 17:29
Panji Bangsa Gelar Diskusi Prabowonomic, Bahas Ekonomi Konstitusi Jadi Ruang Tumbuh Anak Muda Kreatif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) menggelar diskusi publik bertajuk “Prabowonomic, Ekonomi Konstitusi,...
Hiburan26 September 2026 07:08
Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Weekday Funventure, Rekreasi Rombongan Mulai Rp50 Ribu
Pedomanrakyat.com, Makassar – Menikmati waktu bersama dalam suasana yang lebih seru kini bisa dilakukan di hari kerja. Bugis Waterpark Adventure...
Metro25 September 2026 23:30
Andi Sudirman Paparkan Capaian Digitalisasi Keuangan Sulsel di Forum Nasional FEKDI x IFSE 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjadi narasumber dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indones...
Metro25 September 2026 22:24
Konsep RTH Sepanjang Pedestrian Jalan Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Siapkan Pohon “Natif” Lokal Sulawesi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, tak ingin revitalisasi pedestrian Kajaolalido-Thamrin hanya berorientasi pada pembanguna...