“Saya terbakar! Saya terbakar!” Teriakan Korban Tewas di Lokasi Truk Pengangkut BBM

Nhico
Nhico

Jumat, 17 Desember 2021 07:28

Korban yang tewas akibat ledakan truk pengangkut BBM di Haiti. (F-Int)
Korban yang tewas akibat ledakan truk pengangkut BBM di Haiti. (F-Int)

Pedoman Rakyat, Makassar – Jumlah korban tewas terbakar akibat ledakan truk yang mengangkut bahan bakar di Haiti naik menjadi 75 hingga Rabu (15/12/2021).

Menyadur Channel News Asia Kamis (16/12/2021), menurut pihak berwenang, para korban tewas tersebut adalah warga yang berebut bahan bakar yang tumpah dari truk.

Petugas penyelamat menemukan 62 mayat di lokasi kecelakaan, yang terjadi pada Senin malam waktu setempat di kota terbesar kedua Haiti, Cap-Haitien.

Sementara itu, direktur rumah sakit Cap-Haitien mengatakan bahwa 14 orang meninggal saat dirawat karena luka.

“Kami membutuhkan semua bantuan yang bisa kami dapatkan. Rumah sakit tidak terbiasa dengan begitu banyak korban luka,” kata Jean Gracia Coq, direktur Rumah Sakit Universitas Justinien.

“Kelangkaan membuat orang lengah dan tidak mengambil tindakan pencegahan yang harus diambil berkaitan dengan bahan bakar,” sambungnya.

Ledakan besar tersebut menghanguskan beberapa rumah dan toko di dekatnya, serta menghancurkan mobil dan sepeda motor yang sedang lewat.

Seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa truk bahan bakar itu terbalik setelah pengemudinya berusaha menghindari tabrakan sepeda motor.

Seorang pedagang kaki lima bernama Marie-Ange Celicourt membawa temannya ke rumah sakit akibat terluka karena ledakan itu.

“Dia datang kepada saya berteriak: ‘Saya terbakar! Saya terbakar!'” kata Celicourt (39), sambil menunggu di rumah sakit.

“Kasusnya serius. Dokter memberi tahu saya bahwa salah satu paru-parunya terbakar, tetapi kami belum memberi tahu dia,” sambungnya.

Kedutaan Besar AS di Haiti dalam sebuah pernyataan menyatakan belasungkawa kepada korban luka dan keluarga korban tewas.

Petugas penyelamat telah menyelesaikan pencarian di daerah itu, kata Frandy Jean, kepala pemadam kebakaran Haiti untuk wilayah utara.

Dampak ledakan diperparah karena warga menyimpan bahan bakar di rumah mereka dan karena beberapa mendekati truk ketika terbalik.

“Sopir telah memperingatkan orang-orang untuk tidak mendekati truk itu,” kata Jean kepada Reuters. “Mereka tidak mendengarkan. Mereka membawa telepon mereka, yang mereka gunakan (sebagai senter), dan beberapa mencoba melubangi tangki dengan palu.”

Tragedi itu memicu ratapan emosional dari Paus Fransiskus dan seruan untuk berdoa bagi korban tewas.

Perdana Menteri Ariel Henry pada hari Selasa mengunjungi rumah sakit utama Cap-Haitien untuk bertemu dengan para korban.

Ariel Henry berjanji akan memberikan bantuan kepada para korban, dan mengatakan bahwa para korban tewas akan dimakamkan di pemakaman resmi kenegaraan.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Oktober 2026 23:36
Resmi Ditutup, 134 Peserta Siap Ikuti Pelatihan Relawan Penegakan Hukum Pemilu Bawaslu Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti ...
Metro01 Oktober 2026 23:13
Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak ASN Hidupkan Nilai-Nilai Pancasila
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk...
Nasional01 Oktober 2026 22:31
Pemerintah Siapkan Pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah menyiapkan pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BP-GMN) untuk memperkuat tata kel...
Metro01 Oktober 2026 22:08
APBD-P 2026 Makassar Rp5,26 Triliun, Appi: Layanan Dasar dan Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi mengetok palu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (AP...