Yuniana Harap Program Pekarangan Rumah Dinas Ketapang Sulsel Kembali Dianggarkan di 2027

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 23 September 2026 15:05

Anggota Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Yuniana Mulyana.
Anggota Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Yuniana Mulyana.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Yuniana Mulyana, mendorong program pemanfaatan pekarangan rumah kembali dianggarkan pada 2027.

Program tersebut dinilai dibutuhkan masyarakat, khususnya di daerah pemilihannya, Tana Toraja dan Toraja Utara.

Yuniana menyampaikan hal itu setelah mengikuti rapat kerja Komisi B DPRD Sulsel bersama Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulsel dalam pembahasan Ranperda APBD Perubahan 2026, Rabu (23/9/2026).

Legislator Fraksi Demokrat Sulsel itu mengatakan pemanfaatan pekarangan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan menanam berbagai jenis sayuran dan bumbu dapur.

“Kalau bisa dimasukkan lagi program bantuan pekarangan rumah di anggaran pokok. Karena di Dapil X, masyarakat memang sangat butuh itu,” kata Yuniana.

Menurutnya, dukungan tersebut dapat membantu mendekatkan sumber pangan dengan kebutuhan rumah tangga. Program itu juga dinilai dapat melibatkan kelompok masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT).

“Dukungan seperti sayur-sayuran itu mendekatkan pasar dengan dapur. Terutama ibu PKK dan KWT, mereka memang sangat membutuhkan program itu,” ujarnya.

Yuniana menyebut kebutuhan tersebut cukup terasa di wilayah pedesaan Tana Toraja dan Toraja Utara. Masyarakat setempat, kata dia, membutuhkan dukungan untuk mengembangkan tanaman pangan sederhana di lingkungan rumah.

Jenis tanaman yang dimaksud antara lain bayam, sawi, kangkung, tomat hingga cabai.

“Sayur seperti bayam, sawi, kangkung, tomat, lombok, itu mereka sangat butuh sekali,” katanya.

Ketahanan Pangan Dapil X Disebut Aman

Meski mendorong penguatan program pekarangan, Yuniana mengatakan kondisi stok pangan di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara sejauh ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Untuk stok ketahanan pangan aman, bisa mencukupi kebutuhan masyarakat. Cuma memang tanaman-tanaman pekarangan seperti sayur-sayuran itu mereka sangat butuh,” jelasnya.

Yuniana mengungkapkan program pemanfaatan pekarangan tersebut tidak berjalan di wilayah dapilnya pada 2026.

Namun, dalam rapat bersama Dinas Ketapang Sulsel, ia mendapat informasi bahwa program tersebut akan diupayakan kembali masuk dalam anggaran pokok 2027.

“Tahun ini tidak ada. Tapi tadi Pak Kadis Ketahanan Pangan mengusahakan masuk di tahun depan, dimasukkan lagi di anggaran pokok,” tuturnya.

Ia berharap program tersebut dapat kembali direalisasikan sehingga masyarakat, terutama kelompok perempuan di pedesaan, memiliki dukungan untuk memanfaatkan lahan di sekitar rumah sebagai sumber pangan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 September 2026 23:23
Bunda PAUD Makassar Dorong Komunikasi Efektif untuk Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pokja Bunda PAUD Kota Makassar menggelar kegiatan Public Speaking bertema “Speak with Confidence, Heart & Im...
Daerah23 September 2026 22:22
Bupati Syaharuddin Tinjau Peternakan 200 Ribu Ayam, Telur Sidrap Tembus Kalimantan
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengunjungi salah satu peternakan ayam petelur di Desa Mario, ...
Metro23 September 2026 21:25
Sekda Jufri Rahman: Pengendalian Inflasi Harus Jadi Agenda Strategis Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan Jufri Rahman menekankan pentingnya pengendalian inflasi sebagai bagian ...
Olahraga23 September 2026 20:44
KALLA 10K 2026 Gandeng PASI, Makin Kompetitif dan Jadi Daya Tarik Pelari Elite
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla 10K akan berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Anjungan Pantai Losari dengan menargetkan 4.500 pelari. Mengga...